sepakbola

Performa Barca di Paruh Musim Kejutkan Rosell

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Performa Barca di Paruh Musim Kejutkan Rosell


Mohammad Resha Pratama - detikSepakbola

Getty Images/David Ramos
Getty Images/David Ramos
Barcelona -

Barcelona menutup paruh pertama musim dengan fantastis lewat pemecahan rekor dan apa yang sudah Los Cules capai sejauh ini bikin sang presiden, Sandro Rosell, terkejut.

La Liga sudah menuntaskan 19 laga pertamanya musim ini dengan Barca berada di puncak dengan 55 poin, hasil dari 18 kemenangan dan satu kali hasil seri. Raihan poin ini jadi yang tertinggi dalam sepanjang sejarah La Liga ketika musim berjalan setengah.

Padahal di awal musim ini Barca diragukan bisa berada di puncak karena mereka baru saja ditinggal Pep Guardiola dan Real Madrid sebagai juara bertahan lebih difavoritkan karena relatif skuat mereka tak banyak berubah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi yang terjadi setelah memasuki awal tahun 2013 berbeda dari prediksi awal. Jelas pencapaian Barca ini sudah bikin Rosell terkejut karena tak pernah membayangkan timnya bisa seperti saat ini.

"Ini adalah saat-saat terindah bagi seluruh masyarakat Catalan. Ini adalah hasil kerja keras selama bertahun-tahun dan menjadi kebanggaan banyak orang ," ujar Rosell kepada Rac 1 seperti diwartakan Football Espana.

"Jalan panjang ini sudah kami lihat sejak 33 tahun di La Masia dan berbuah kesuksesan seperti sekarang. Saya tidak berpikir kami akan tampil sebagus ini. Saya melihat hal ini karena Zubizarreta berbicara kemarin bahwa jika berbicara level statistik, sulit untuk mencapai hal itu," sambungnya.

"Saya tidak pernah membayangkan pencapaian seperti ini, tapi saya rasa tim akan baik-baik saja dan terus berada di puncak. Ya saya rasa Tito sudah membuktikan bahwa dia bisa jadi seorang pemimpin."

Jelas Tito Vilanova jadi aktor penting di balik stabilnya permainan Barca musim ini. Meski sempat diganggu tumor, toh kinerja Vilanova di tim yang baru ditanganinya musim panas lalu tidak terganggu.

"Ketika Pep pergi dan kami mencari orang terbaik untuk menggantikannya, kami pun menunjuknya. Zubizarreta menyarankan asisten pelatih saat Guardiola memberikan 14 titel dan orang itu adalah Tito."

"Keputusan itu tepat. Tito masih jadi sebuah kejutan bagi orang-orang yang tidak mengenal dia sebelumnya. Tapi tidak dengan kami," demikian Rosell.


(mrp/nds)











Hide Ads