Mundurnya Guardiola dari kursi pelatih Barca membuat Vilanova maju sebagai suksesor pria 41 tahun itu. Meski jadi tangan kanan Guardiola selama menangani Los Cules, tapi Vilanova jelas tak bisa dibandingkan kualitasnya dengan Guardiola.
Apalagi Vilanova harus membawa Barca merebut titel La Liga dari rival abadi mereka, Real Madrid, yang memasuki musim dengan kondisi lebih stabil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka wajar jika akhirnya Vilanova mulai menuai puja-puji atas kinerjanya di enam bulan pertama dan disebut-sebut bisa meneruskan sukses yang pernah dikecap Guardiola sebelumnya. Terkait itu Vilanova merendah dan menyebut dirinya belum pantas disamakan dengan Guardiola.
"Saya belum memenangi apapun. Secara umum saya jelas tidak pantas dibandingkan dengan Guardiola," ujar Vilanova seperti dilansir Soccerway.
"Saya merasa cukup senag menjadi bagian dari kesuksesan sebelum ini dan sesudahnya saya harus bersaing dengan diri saya sendiri," sambungnya.
"Kemenangan 5-0 atas Madrid dan final Liga Champions di London adalah waktu-waktu terbaik saya bersama Pep," demikian Vilanova.
(mrp/krs)










































