Barcelona akhirnya berhasil mendapatkan Neymar. Kedatangan pemain depan berusia 21 tahun itu melanjutkan semacam sebuah tradisi di Blaugrana yang kerap mendatangkan striker top asal Brasil.
Neymar da Silva Santos Junior telah resmi menjadi pemain Barcelona. Setelah melakukan pengejaran selama lebih sekitar dua musim, pemain depan berusia 21 tahun itu akan menjadi bagian dari skuat The Catalans musim depan.
Dikutip dari Marca, Neymar menjadi pemain Brasil ke-28 yang akan masuk dalam tim utama Barcelona. The Catalans selama ini memang punya hubungan erat dengan pemain-pemain asal negara tersebut karena terus mendatangkan pemain-pemain dari sana, termasuk Daniel Alves yang Adriano yang saat ini ada dalam skuat mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Evaristo de Macedo
|
ist
|
Selama lima musim di Barcelona, Evaristo de Macedo berhasil mengantar timnya menjuarai La Liga Primera musim 1958/59, 1959/60 dan Copa del Rey 1959. Selain itu ada juga trofi Inter-Cities Fairs di musim 1955/58 dan 1958β60.
Barcelona sempat menawarkan de Macedo berpindah kewarganegaraan ke Spanyol, namun dia menolaknya. Evaristo de Macedo kemudian malah memperkuat Real Madrid dari 1962-1965, meski di sana dia tak lagi produktif.
Romario
|
ist.
|
Menjadi salah satu striker terbaik yang pernah dipunya Brasil dan Barcelona, Romario cuma dua musim bermukim di Camp Nou. Di tahun pertamanya bersama Barca dia mencetak 30 gol dari 33 penampilan di Liga Spanyol, jumlah gol tersebut membantu mengantar Barca menjuarai La Liga 1993-1994 plus Piala Super Spanyol tahun 1994.
Usai mengantar Brasil menjuarai Piala Dunia 1994, Romario dikukuhkan sebagai Pemain Terbaik FIFA. Namun musim keduanya bersama Barca tak berjalan mulus karena dia cuma tampil 13 kali di La Liga dan mencetak empat gol. Di akhir musim Barca cuma finis di posisi empat klasemen.
Ronaldo
|
ist.
|
Selama satu musim di Barcelona itu Ronaldo mencetak 47 gol dari 51 pertandingan kompetitif. Sementara di Liga Spanyol saja torehan golnya adalah 34 dari 37 pertandingan, yang membuatnya jadi top skorer. Meski sangat produktif, namun Ronaldo tak mampu mengantar Barcelona jadi juara Liga Spanyol. Real Madrid jadi kampiun saat itu dengan keunggulan dua poin.
Satu musim bermain untuk Barcelona, Ronaldo mempersembahkan gelar Copa del Rey, Piala Winners dan Piala Super Spanyol. Dia juga diingat dengan aksi individunya menyusuri separuh lapangan dan melewati hadangan beberapa pemain untuk menjebol gawang Compostela. Ronaldo kemudian pindah ke Inter Milan.
Rivaldo
|
ist.
|
Di musim pertamanya bersama Barcelona dia membuat 19 gol dari 34 pertandingan, sementara total selama lima musim dia menyumbangkan 107 gol di La Liga saja. Sementara di seluruh kompetisi resmi yang diikuti dia melesakkan 130 gol. Ada tiga trofi juara dipersembahkan Rivaldo buat Barca yakni Piala Super Eropa (1997), Liga Spanyol (1998 dan 1999) serta Copa del Rey (1998).
Di musim 2002β03 Rivaldo pindah ke AC Milan, di mana kariernya mulai meredup. Dia kemudian memperkuat beberapa klub berbeda di penjuru dunia seperti Cruzeiro, Olympiacos, AEK Athens, Bunyodkor, Sao Paulo, Kabuscorp dan Sao Caetano.
Ronaldinho
|
ist.
|
Ada lima gelar yang dipersembahkan Ronaldinho buat Barca, termasuk yang paling bergengsi juara Liga Champions 2006, setelah mengalahkan Arsenal dalam laga final. Trofi lain yang direbutnya adalah La Liga (2004β05, 2005β06) serta Piala Super Spanyo (2005 dan 2006).
Atas performanya bersama Barca, Ronaldinho dua kali dianugrahi penghargaan Pemain Terbaik FIFA (2004 dan 2005) serta sekali dapat Ballon d'Or di tahun 2005. Sama seperti Rivaldo, Ronaldinho memutuskan pindah ke AC Milan usai menyudahi karier di Barca.











































