Situs Whoscored mencatatkan Madrid melakukan rata-rata 18,7 tembakan per pertandingan, di mana 7,9 di antaranya tepat sasaran. Mereka membuat total 710 kali tendangan (shot) sepanjang musim ini, dengan 300 di antaranya mengarah ke gawang lawan (on target).
Dari total tembakan tersebut, Madrid membukukan 103 gol. Artinya, 34,3% tembakan Madrid membuahkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cristiano Ronaldo menjadi aktor utama di balik catatan ini. Ia merupakan pemain Madrid yang paling banyak melakukan tendangan, yakni rata-rata 6,9 per pertandingan atau total 262 shot. Ia unggul jauh dari Karim Benzema yang hanya melakukan rata-rata 2,1 tendangan per laga.
Statistik Madrid ini unggul cukup jauh dari Valencia di posisi dua dan Rayo Vallecano di nomor tiga. Mereka sama-sama mencatatkan 14,9 tembakan per laga. Namun, Valencia punya rataan tembakan tepat target lebih baik dengan 5,1 per game, sementara Vallecano 4,8.
Posisi empat dan lima diduduki oleh Real Sociedad dan Sevilla. Sociedad melakukan 14,7 upaya dengan 5,5 di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Sevilla melakukan 14,5 upaya dengan 5,2 tendangan tepat sasaran.
Barcelona hanya melakukan 13,9 tembakan per pertandingan, yang menempatkan mereka di urutan keenam. Namun mereka punya catatan tembakan mengarah ke gawang yang lebih baik dari empat tim di atasnya, yaitu 6,3 tendangan per game.
Total, setidaknya 239 tembakan tepat sasaran diciptakan oleh Barca sepanjang tahun kompetisi. Membuahkan 115 gol sepanjang musim, catatan ini bahkan menunjukkan mereka lebih efektif dari Madrid karena 48,1% tendangan berbuah gol.
Lionel Messi menjadi pemain Barca yang paling sering melakukan tembakan, yakni 5,1 di setiap pertandingan. Sedikitnya 193 tendangan dia lepaskan musim ini ke arah gawang lawan Barca.
(a2s/krs)










































