Pemain belakang Real Madrid Arbeloa kembali melontarkan dukungan kepada mantan pelatihnya, Jose Mourinho. Disebut Arbeloa, Perdana Menteri Spanyol seharusnya berterima kasih kepada Mourinho.
Pelatih kebangsaan Portugal ini meninggalkan Santiago Bernabeu di akhir musim lalu, menutup tiga tahun kariernya yang tidak jarang diwarnai hal-hal kontroversial. Di musim terakhirnya, Mourinho berselisih dengan sejumlah pemain senior tim dan gagal mengukir prestasi.
Ketika beberapa pemain Madrid mengkritik Mourinho, Arbeloa menjadi salah satu pemain yang membela. Kabarnya, dukungan terhadap Mourinho membuat hubungan Arbeloa dan rekan-rekan setimnya renggang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam dunia sepakbola dan dunia secara umum sekarang ini, sepertinya berterus terang dipandang sebagai hal buruk," kata Arbeloa kepada EFE, yang dikutip AS.
"Aku akan selalu berterima kasih kepada Mourinho atas kepercayaan yang dia tunjukkan terhadapku. Di atas semuanya dia memberiku mentalitas dan intensitas untuk menginginkan kemenangan di setiap hari. Dia membuatku paham bahwa Anda harus terus bekerja keras karena pada akhirnya itu akan membawa sukses," lanjut mantan pemain Liverpool ini.
"Aku pikir selama tiga tahun ini ada banyak pembicaraan seputar dia. Semua orang memang punya pendapat masing-masing. PM Spanyol seharusnya berterimakasih kepada Mou karena dia mengalihkan perhatian dari sejumlah masalah yang terjadi di Spanyol," kata Arbeloa.
(rin/cas)











































