Sampai dengan musim lalu, Mourinho masih menangani Real Madrid di mana Ronaldo menjadi pemain andalannya. Sama-sama orang Portugal, hubungan keduanya pun disebut-sebut cukup harmonis.
Akan tetapi, ketika musim panas ini Mourinho meninggalkan Madrid dan kembali menangani Chelsea, ia malah mengeluarkan pernyataan bernada sindiran ke arah mantan pemainnya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini Mourinho seperti mengindikasikan bahwa dirinya lebih respek dan mengapresiasi kemampuan Ronaldo Luis Nazario de Lima, pemain lain yang di eranya juga tenar dengan nama "Ronaldo". Mourinho pernah bekerja sama dengan pemain legendaris Brasil itu ketika menjadi asisten Bobby Robson di Barcelona.
"Aku menjadi manajer untuk pertama kalinya pada tahun 2000, tapi sebelum itu aku juga menjadi asisten di klub-klub besar yang punya manajer top dan melatih pemain-pemain terbaik di dunia, jadi pada usia 30 tahun aku sempat melatih Ronaldo, bukan yang ini (Cristiano Ronaldo), (tapi Ronaldo) yang asli, Ronaldo dari Brasil," kata Mourinho kepada ESPN.
"Aku dulu melatih Rivaldo, juga (Luis) Figo, (Pep) Guardiola, aku melatih pemain-pemain tenar ketika aku masih amat sangat muda."
"Jadi saat itu aku belumlah menjadi manajer, aku cuma seorang asisten, tapi aku merasa punya potensi dalam genggamanku dan setelah itu aku memulai karierku pada tahun 2000. Setelah empat tahun aku pun menjuarai Liga Champions pertamaku dan setelah itu semuanya terus berjalan," paparnya.
(krs/nds)










































