Gerardo Martino sedikit tidak puas dengan hasil 0-0 yang didapat Barcelona di Pamplona. Karena punya banyak peluang, dia merasa Los Cules seharusnya bisa menang.
Barca pergi ke Pamplona untuk bertanding melawan tuan rumah Osasuna, Minggu (20/10/2013). Sebelum pertandingan, Sergio Busquets sudah mengatakan bahwa El Sadar, stadion kandang Osasuna, bukanlah tempat yang mudah untuk mendapatkan kemenangan.
Ucapan Busquets kemudian terbukti. Blaugrana masih tampil seperti biasa: menguasai ball possession hingga 76% dan menciptakan peluang lebih banyak. Barca melepaskan 12 tembakan sepanjang laga, tapi hanya tiga yang tepat sasaran. Sementara Osasuna hanya melepaskan empat tembakan dan hanya satu yang tepat sasaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami seharusnya menang mengingat banyaknya peluang yang kami ciptakan. Tapi, saya pua dengan performa tim," ujar Martino di situs resmi klub.
Martino juga mengatakan bahwa di babak pertama, timnya kekurangan operan-operan matang yang bisa diempankan untuk jadi gol.
Akibat hasil imbang ini, kemenangan beruntun Barca di La Liga musim ini terhenti di angka delapan. Barca pun gagal menyamai rekor Real Madrid yang sukses meraih sembilan kemenangan dalam sembilan laga pertama di musim 1968/1969.
Kendati demikian, sampai berita ini diturunkan, Barca masih bisa mempertahankan posisi nomor satu di klasemen.
(roz/krs)










































