Ramos diusir keluar lapangan oleh wasit pada menit 26 saat Madrid menjamu Galatasaray di matchday V Liga Champions. Meski bermain dengan 10 orang Madrid tetap berhasil meraih kemenangan 4-1 dan lolos dari fase grup.
Kalau kemudian muncul isu yang menyebut Ramos bakal didepak, itu karena bek tengah itu dianggap terlalu sering diacungi kartu merah oleh wasit. Sejak dia memperkuat Los Blancos, sudah 17 kartu merah dia dapat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia pemain yang sangat penting buat tim, semua orang tahu itu. Dia baik-baik saja dan akan bermain besok (malam nanti). Dia akan baik-baik saja," lanjut Ancelotti di Football Espana.
Kabar Ramos bakal dilego menguat karena presiden Florentino Perez disebut sampai turun langsung mengomentari kartu merah sang pemain. Madrid pun disebutkan siap menjualnya dengan banderol 65 juta poundsterling.
"Saya berbicara dengan sering berbicara dengan presiden dan dia tak pernah berbicara dengan saya terkait Ramos meninggalkan klub. Semua orang tahu seberapa pentingnya Ramos."
"Dalam kaitannya dengan sepakbola, dalam kaitan dengan kepribadiannya dan dalam hal sejarah dengan klub. Saya tidak tahu bagaimana hubungan mereka. Presiden punya pemahaman yang sangat baik dengan seluruh pemain. Apakah kami akan membiarkan Ramos pergi? Tidak, tidak, tidak. Karena dia adalah salah satu bek tengah terkuat di dunia dan kami butuh untuk menjaganya," tegas Carletto lagi.
(din/raw)










































