Barcelona merebut kembali puncak klasen La Liga Primera. Hasil itu didapat Blaugrana setelah mereka meraih kemenangan telak dengan skor 5-2 di kandang Getafe, meski sempat lebih dulu tertinggal dua gol.
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Coliseum Alfonso Perez, Senin (23/12/2013) dinihari WIB, Barca, yang tak diperkuat Lionel Messi dan Neymar, dapat kejutan tak menyenangkan karena gawang mereka jebol dua kali dalam tempo 14 menit. Sergio Escudero dan Lisandro Lopez sempat membuat Getafe di atas angin dalam posisi unggul 2-0.
Namun sebelum turun minum sang juara bertahan sudah berhasil membalikkan keadaan dengan kedudukan 3-2. Adalah Pedro Rodriguez yang jadi bintang karena dia berhasil memborong tiga gol timnya di menit 34, 41 dan 43. Di babak kedua keunggulan tim tamu makin tak tertahankan karena dua gol lagi berhasil ditambahkan oleh Cesc Fabregas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalannya Pertandingan
Barcelona memiliki peluang matang bikin gol saat pertandingan bar berjalan dua menit. Terjadi kemelut di kotak penalti Getafe dan Sergio Busquets masih sempat membelokkan bola meski dalam posisi terjatuh, si kulit bundar jatuh ke kaki Gerard Pique namun tendangannya di muka gawang masih bisa dihalau kipe.
Publik tuan rumah bersorak kegirangan di menit 11, saat Sergio Escudero sukses menjebol gawang Sergio Pinto. Mendapat umpan backheel dari Lafita, Escudero langsung berlari cepat masuk ke dalam kotak penalti. Tendangan kerasnya saat tinggal berhadapan dengan kiper berujung jebolnya gawang Barca.
Belum hilang kegembiraan tersebut, Getafe berhasil membuat gol keduanya. Tak terkawal di tengah kotak penalti saat menyongsong umpan tendangan sudut, tandukan Lopez yang mengarah ke sisi kanan bawah gawang mengecoh Pinto. Getafe unggul 2-0.
Dalam posisi tertinggal Barcelona lantas melancarkan serangan gencar ke gawang Getafe. Setelah beberapa peluang awal gagal, gol yang memperkecil ketinggalan akhirnya datang di menit 34.
Membangun serangan balik dengan cepat, Pedro lolos dari jebakan offside untuk mengejar umpan dari Fabregas. Bola yang dicungkil Pedro masuk ke dalam gawang meski masih sempat mengenai tangan kiper Miguel Moya. Gol ini berpotensi memicu kontroversi karena sebelum serangan balik dibangun pemain Barca, tayangan lambat televisi menunjukkan bola sudah meninggalkan lapangan.
Barca kemudian bisa menyamakan kedudukan pada menit 41. Membangun serangan dari sisi kiri, dari dalam kotak penalti Pedro melepaskan tendangan terarah ke tiang jauh dan menjadi gol.
Pedro! Seorang diri dia baru saja membuat Barca melakukan comeback. Gol ketiga yang dibuat Pedro, yang mengubah kedudukan jadi 3-2, tercipta kembali melalui serangan yang dibangun dari sisi kiri. Memanfaatkan kesalahan bek lawan yang gagal membuang bola dengan sempurna, tendangan keras Pedro dari jarak dekat membuatnya mencatatkan hat-trick di laga ini.
Di awal babak kedua tuan rumah lebih dulu bikin peluang. Setelah kesempatan pertama yang dipunya Ciprian masih gagal, upaya berikutnya yang dilakukan Diego Castro juga tak membuahkan hasil.
Sebaliknya, Barca justru bisa menambah keunggulannya menjadi 4-2. Meneruskan umpan cungkin dari Pedros, sontekan Fabregas membuat kubu tuan rumah tertunduk makin dalam.
Skuat besutan Gerardo Martini kembali menunjukkan dominasinya setelah mencetak gol kelima, juga atas nama Fabregas. Gol ini tercipta dari eksekusi penalti, setelah Pedrod dijatuhkan pemain Getafe di kotak 16 besar.
Susunan Pemain
Getafe: Miguel Moya, Alexis, Lisandro Lopez, Sergio Escudero, Valera, Lafita ('80 Jaime GavilΓ‘n MartΓnez), Pedro Leon, Diego Castro Gimenez ('72 Sarabia), Borja, Pedro Mosquera, Ciprian Marica ('60 AdriΓ‘n Colunga)
Barcelona: JosΓ© Manuel Pinto, Gerard PiquΓ©, Javier Mascherano, Jordi Alba, Dani Alves, AndrΓ©s Iniesta, Sergio Busquets ('89 Marc Bartra, Sergi Roberto, Cesc FΓ‘bregas ('89 Alex Song), Pedro ('80 Cristian Tello), Alexis SΓ‘nchez (din/cas)











































