Mantan presiden Barcelona Sandro Rosell mengungkapkan bahwa kasus transfer Neymar bukanlah 'serangan' baru untuknya. Selama menjabat, ia mengaku kerap mendapatkan hal-hal serupa.
Seperti yang telah dikabarkan sebelumnya, Rosell telah mengundurkan diri dari jabatan presiden Barca terkait kasus pembelian Neymar, demi memudahkan proses investigasi. Dalam kasus tersebut, pengusaha asli Catalan itu diduga 'merahasiakan' nilai transfer Neymar sesungguhnya.
Selama ini publik mengetahui bahwa Barca mendatangkan pemuda asal Brasil itu dengan nilai sebesar 57 juta euro. Namun belakangan, seorang anggota klub Barca Jordi Cases mengungkapkan dugaan bahwa jumlah yang dibayarkan sesungguhnya jauh lebih besar. Sementara surat kabar El Mudo Deportivo menyatakan nilai transfer Neymar mendekati 95 juta euro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama beberapa waktu keluarga saya dan saya sendiri telah menerima ancaman dan serangan secara diam-diam. Ancaman-ancaman dan serangan-serangan ini telah membuat saya bertanya-tanya apakah menjadi presiden klub itu berarti harus membahayakan keluarga," kata Rosell seperti dikutip soccerway.
"Belakangan ini sebuah tuduhan yang tidak adil dan gegabah terkait penyelewengan telah mengakibatkan sebuah tuntutan hukum kepada saya di Audiencia Nacional (Pengadilan Negara)," lanjutnya.
"Sejak awal saya telah mengatakan bahwa pembelian Neymar Junior itu tidak ada yang salah dan kedatangannya telah memicu keputusasaan dan iri dari beberapa lawan kami," tambah presiden ke-39 Barca ini.
"Hak para anggota klub untuk diberitahu (masalah transfer) haruslah sejalan dengan upaya mempertahankan klub dan kerahasiaan terkait hal-hal dan fakta-fakta tertentu. Kerahasiaan itu sangat penting di dunia sepakbola karena jika tidak, klub bisa rusak," demikian Rosell.
Selama menjabat di Barca, Rosell kerap mendapatkan kritikan tajam, utamanya dari mantan rekannya Joan Laporta. Keduanya dulu merupakan pasangan presiden dan wakil presiden Barca pada periode 2003-2005, sebelum akhirnya berpisah dan saling 'serang' satu sama lain.
(raw/din)











































