Menurut desas-desus yang berhembus, Villas-Boas memang menjadi satu dari lima kandidat pelatih yang sedang dipantau Barca untuk menggantikan Gerardo Martino musim depan.
Meskipun belum genap semusim di posisinya, masa depan Martino di Barca sendiri belakangan memang sedang diselubungi spekulasi, khususnya setelah Blaugrana secara mengejutkan kalah 1-3 dari Sociedad di jornada 25 La Liga lalu--hasil yang juga membuat Barca kehilangan posisinya di puncak klasemen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Barcelona dan Real Madrid adalah dua tim terbaik di dunia. Saya adalah seorang pelatih muda dan akan jadi sebuah impian (jadi nyata) untuk melatih Madrid atau Barca," katanya di Daily Mail.
"Saya ingin merasakan liga-liga lain dan saya sudah mendapatkan tawaran dari sejumlah tim. Sekitar bulan Juni nanti saya yakin akan melatih lagi," tegas Villas-Boas.
Sebagai pelatih, nama Villas-Boas mencuri perhatian bersama Porto (2010β2011) yang ia bawa mendominasi tanah Portugal serta meraih trofi Liga Europa 2010-11. Kesuksesan itu membawanya ke Chelsea, meskipun kali ini sukses tak mengiringinya dan Villas-Boas pun diberhentikan sebelum genap satu musim.
Berpisah dengan Chelsea pada bulan Maret 2012, ia sudah kembali ke kursi manajer klub Premier League pada musim panas tahun itu usai ditunjuk menangani Tottenham Hotspur. Villas-Boas pada prosesnya kembali belum mampu menorehkan capaian signifikan di Inggris usai dilepas Spurs bulan Desember lalu.
(krs/mrp)











































