Torres memang mengawali karier di Atletico, dari akademi klub tersebut. Penampilannya lantas memikat Liverpool dan hingga akhirnya kini berlabuh di Chelsea.
Namun di klub London barat tersebut, Torres gagal mengeluarkan performa terbaiknya. Jika di Atletico dia sukses melesakkan 59 gol dari 140 laga dan di Liverpool menorehkan 81 gol dari 142 partai, bersama The Blues dia sejauh ini baru melesakkan 43 gol dari total 161 pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faktor Simeone sebagai pelatih, yang pernah jadi rekan setimnya, menambah besar kemungkinan kepulangannya.
"Di sepakbola, Anda tidak pernah tahu. Anda tidak bisa yakin di mana Anda akan berada besok atau pekan depan atau dalam 10 tahun," katanya kepada AS dikutip Football Espana.
"Saya punya kekaguman yang besar terhadap Cholo (julukan Simeone) dari sejak kami merupakan rekan setim. Dia banyak membantu saya dan mengajari menjadi kapten. Dia mengajari banyak hal selama kami melalui musim-musim bersama di Atletico," lanjutnya.
"Saya selalu ingin bekerjasama dengan orang-orang yang saya kagumi. Saya mengagumi Rafael Benitez dari luar dan mendapatkan kesempatan untuk bekerja dengannya. Sama halnya dengan Jose Mourinho dan Luis Aragones," ungkap pemain kelahiran Fuenlabrada, salah satu bagian metropolitan kota Madrid ini.
(raw/roz)











































