Diego tengah meroket setelah membuat gol keren di Camp Nou, saat timnya bermain imbang 1-1 melawan Barcelona di leg pertama babak perempatfinal Liga Champions kemarin.
Di pertandingan itu ia memulai dari bangku cadangan, baru turun ke lapangan di menit 30 untuk menggantikan Diego yang lain, yaitu Diego Costa, yang mengalami cedera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol itu seperti mengingatkan orang bahwa Diego masih ada, Diego yang dulu pernah menjadi playmaker jempolan Werder Bremen, dan kemudian pindah ke klub elite Italia Juventus pada musim panas 2009.
Sejatinya Juventus bisa menjadi sebuah momen penting dalam karier Diego, termasuk kala itu dia pun mulai sering diberi kesempatan membela timnasnya, Brasil. Namun di klub kota Turin itu ia menemui kegagalan. Diego tidak bermain cemerlang, tidak disukai tifosi, dan hubungannya dengan pelatih Ciro Ferrara tidak harmonis.
Baru satu musim melakoni kontrak lima tahunnya dengan La Vecchia Signora, Diego hengkang dan kembali ke Jerman. Kali itu ia memutuskan menerima pinangan VfLWolfsburg.
"Buat saya, mengenakan jersey Juventus benar-benar menjadi sebuah penghargaan yang nyata," tutur pemain 29 tahun itu kepada Sky Sport Italia dan dikutip Sports Mole.
"Saya rasa saya tidak merendahkan periode saya bermain dengan klub itu. Jika banyak hal tak berjalan dengan baik, maka itu semua ada pada diri saya," sambung Diego.
Setelah gagal di Juventus dan pindah ke Wolfsburg, karier Diego sesungguhnya pun tidak langsung membaik. Di tempat barunya ia sering berselisih dengan pelatih Felix Magath, dan di musim berikutnya (2010/2011) dipinjamkan ke Atletico. Di klub Spanyol itu ia lebih kalem dan permainannya dinilai cukup memuaskan.
Diego pernah mengatakan, dirinya sangat bahagia selama bekerja di Estadio Vicente Calderon, di mana ia tampil 30 kali di La Liga, dan total 43 pertandingan di semua kompetisi. Kalau saja Atletico kala itu punya anggaran yang cukup, kemungkinan besar mereka akan mengontrak permanen Diego.
Akhirnya Diego kembali ke Wolfsburg setelah masa peminjamannya selesai. Sayangnya lagi, hubungannya dengan Magath tidak membaik. Ia bahkan sempat "didegradasi" ke tim cadangan oleh sang pelatih. Barulah setelah Magath dipecat, Diego mulai menikmati lagi permainannya dan tampil lebih memuaskan untuk Wolfsburg.
Walaupun Wolfsburg ingin terus mempertahankan pemainnya itu, Diego tak terbendung hasratnya untuk bermain di Liga Champions. Maka dari itu ia pun memutuskan kembali ke Atletico sejak Januari 2014 β dan ia menikmatinya karena Atletico sampai saat ini terus melakoni musim yang sangat baik, di kompetisi domestik maupun Eropa.
(fem/a2s)











































