Tengah pekan lalu, Los Cules mendapatkan larangan beraktivitas di bursa transfer selama dua jendela transfer. Pembelian 10 pemain muda yang dinilai menyalahi aturan menjadi penyebabnya.
Lee Seung Woo (U-16), Park Seung-Ho (U-18) dan Jang Gyeolhee (U-16), merupakan tiga pemain yang berasal dari Korea Selatan merupakan beberapa pemain muda itu. Sementara pemain lainnya, Theo Chendri (U-18), Bobby Adekanye (U-16), Patrice Sousia (U-14), Giancarlo Poveda (U-14), Andrei Onana (U-18), Maxi Rolin (U-18) dan Antonio Sanabria.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal banding itu, wakil presiden Barca Manel Arroyo pun optimisitis bahwa klub asal Catalan itu bakal lepas dari hukuman.
"Kami bekerja untuk melakukan banding yang akan memberi kami sanksi sementara dari hukuman di bursa transfer," kata Arroyo di Fox Sport Asia.
"Kami ingin bisa mempunyai musim panas yang normal. Kami yakin bahwa kami bakal bisa mendatangkan pemain baru."
"Ini merupakan hukuman yang signifikan dan tim legal kami sedang bekerja agar kami bisa mendatangkan pemain baru di musim panas," imbuhnya.
Barca memang sangat butuh mendatangkan pemain baru di musim panas. Dua penggawa mereka, Carlos Puyol dan Victor Valdes sudah memastikan diri hengkang.
Satu harapan bagi Barca muncul jika melihat kasus Chelsea saat mendatangkan Gael Kakuta di tahun 2010. Mendapatkan hukuman yang sama, The Blues akhirnya bebas usai melakukan banding.
(cas/krs)










































