Beckham Sudah Lancar Berbahasa Spanyol
Rabu, 12 Jan 2005 12:11 WIB
Jakarta - Hola! (halo) dan Gracias! (terima kasih) bukan lagi menjadi kata Spanyol yang dikuasai gelandang Real Madrid David Beckham. Ia kini sudah lancar ber-Spanyol ria."El partido con Atletico was mucho mejor para todos (Pertandingan melawan Atletico adalah pertandingan yang sangat bagus buat kami)." Kalimat-kalimat yang dilontarkan Beckham dalam sebuah konpers di Madrid, (10/1) itu sontak mendapatkan sambutan meriah dari para wartawan. Inilah kali pertama Beckham menunjukkan kemahirannya berbicara dalam bahasa Spanyol. Istimewanya, meski masih malu-malu, suami penyanyi Victoria Beckham ini mampu menjawab beberapa pertanyaan berikutnya dengan bahasa Spanyol yang lancar. Padahal ketika mendarat di Madrid pertama kali bulan Agustus tahun 2003, Beckham hanya mampu mengucapkan gracias (terima kasih) dan hola (halo) di muka publik. Setahun kemudian, bapak dua anak ini mengaku belum pe-de juga. Alasannya? Dengan terus terang ia mengaku lebih pandai mengingat umpatan dalam bahasa Spanyol dibandingkan bahasa yang baik dan benar. Ingat kejadian pengusiran Beckham karena berkata-kata kotor kepada hakim garis bulan Mei tahun lalu? Ketika pertandingan Liga Spanyol melawan Real Murcia itulah mungkin kali pertama Beckham mempraktekkan "bahasa Spanyol" yang diajarkan rekan-rekannya. Namun kerja keras Beckham, yang sampai menyewa guru pribadi semenarik Rebecca Loos, akhirnya berbuah juga manis juga. Ketika ditanya soal kemenangan Real atas Atletico dalam derby Madrid akhir pekan lalu dalam sebuah konferensi pers di Spanyol, kemarin, ia menjawab kemenangan ini membawa Real kembali ke trek juara. "Kami masih bisa memenangkan liga. Sulit memang, namun kami semakin baik dari pertandingan ke pertandingan, sekarang yang perlu kami lakukan adalah terus bekerja keras," katanya seperti dikutip Reuters, Rabu (11/1/2005).Menyoal penampilannya yang kerap turun naik, Beckham mengatakan kalau sebabnya bukan karena persoalan pribadi. Meski, banyak pihak yang menyangka demikian, ia hanya akan berusaha untuk bekerja dengan keras."Kritik akan selalu ada. Jika anda bermain buruk, orang-orang akan bilang karir anda sudah selesai, atau mereka bilang saya sudah tua meskipun baru berusia 29 tahun...Orang-orang bilang saya bermain kurang bagus karena masalah pribadi, namun saya hanya dapat berusaha dengan keras," katanya. (mel/)











































