Potensi Suarez mulai menjadi perhatian publik ketika bergabung di Ajax Amsterdam. Di klub Belanda itu dia menjadi topskorer di musim 2009/2010. Hijrah ke Inggris tak membuat pemain internasional Uruguay itu melempem. Sebaliknya, dia langsung klop dengan Liverpool dan menjadi topskorer Premier League di musim 2013/2014. Kontribusi Suarez sekaligus membuat Liverpool menyodok peringkat kedua klasemen akhir.
Kini, petulangannya beralih ke La Liga Primera. Dia diboyong dengan nominal yang 'wow' 75 juta poundsterling meskipun tak bisa tampil pada pekan-pekan awal kompetisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun-tahun awal sungguh berat. Di satu waktu, di klub Nacional di Montevideo, ketika aku masih 14 tahun, mereka bilang kepadaku kalau aku tak dibutuhkan lagi karena tak memenuhi harapan klub itu," kata Suarez mengenang masa ABG itu dan dikutip situs resmi Barca.
"Aku sempat terlibat dengan pergaulan yang buruk tapi kemudian aku menjauhkan diri dari itu semua untuk fokus kepada sepakbola.
"Adalah orang-orang di Nacional yang memberikan kesempatan kepadaku sekali lagi, kesempatan terakhir dan sampai aku berjumpa dengan Sofia. Dialah yang membawaku kembali ke jalan yang benar hingga raihan karierku saat ini," beber dia.
(fem/krs)











































