Dalam 12 pertandingan yang telah mereka jalani di semua kompetisi musim ini, Barca telah menelan dua kekalahan. Mereka kalah 2-3 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions dan akhir pekan lalu dibekuk Real Madrid 1-3 di arena La Liga.
Dari enam gol yang bersarang di gawang Barca, tiga di antaranya diawali situasi bola mati seperti tendangan bebas atau sepak pojok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situasi serupa muncul lagi di Santiago Bernabeu, Sabtu (25/10/2014) lalu, ketika Barca dikalahkan Madrid 1-3 di El Clasico. Salah satu gol Madrid juga diawali bola mati. Saat itu, tendangan sudut Toni Kroos secara sempurna ditanduk Pepe untuk menghasilkan gol kedua Madrid.
Bek Barca, Jeremy Mathieu, mengakui bahwa timnya belum cukup solid dalam mengantisipasi bola-bola mati. Mathieu menyadari masalah tersebut harus segera dibenahi.
"Meskipun ada pemain-pemain berpostur tinggi seperti (Gerard) Pique, (Sergio) Busquets, dan diri saya sendiri, memang benar kami masih punya masalah dalam menghadapi bola mati," tutur Mathieu di Marca.
"Kami harus memperbaikinya," kata dia.
Barca masih bertahan di puncak klasemen sementara La Liga dengan 22 poin dari sembilan partai. Di bawah mereka ada Sevilla (22 poin), Madrid (21 poin), Valencia (20 poin), dan Atletico Madrid (20 poin).
(mfi/din)











































