Langkah tegas dan cepat diambil Atletico Madrid setelah seorang suporter tewas dalam bentrok di akhir pekan lalu. Atletico menyatakan sebuah kelompok suporter garis keras kini terlarang dan dibubarkan.
Kubu Atletico mengonfirmasi telah membubarkan kelompok suporter Frente Atletico, yang membuat mereka tidak lagi dapat tempat di tribun Vicente Calderon. Kelompok garis keras tersebut menurut keterangan polisi terlibat dalam bentrok dengan suporter Deportivo La Coruna yang berujung tewasnya seorang fans.
Bukan cuma membubarkan kelompok suporter yang dianggap beraliran keras, Atletico Madrid juga mencoret keanggotaan tujuh orang pendukungnya karena terlibat kerusuhan di akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Francisco Javier Romero Taboada, 43 tahun, tewas akibat bentrok antara dua klompok suporter jelang laga Atletico Madrid dengan Deportivo La Coruna. Suporter Deportivo itu meninggal di rumah sakit setelah dia diselamatkan dari sungai, di mana dia diyakini tercebur saat terlibat dalam bentrokan. Demikian diberitakan Guardian.
(din/mfi)











































