Baru satu gol dibuat Suarez setelah dia ditransfer dengan mahal dari Liverpool pada bursa transfer musim panas lalu. Satu-satunya gol yang dia buat tersebut tercipta di ajang Liga Champions.
Total sudah delapan pertandingan dijalani Suarez dalam seragam The Catalans. Jumlah satu gol yang dia buat sejauh ini mulai dirasa mengecewakan, apalagi musim lalu dia sangat subur bersama The Reds.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal minimnya produktivitas, Suarez menyebut kalau dia kesulitan mengikuti ritme tim barunya. Gaya main yang berbeda dengan Liverpool membuat proses adaptasi berjalan lebih panjang.
"Pada beberapa pertandingan pertama saya merasa saya kurang memiliki ritme, koordinasi dan itu bisa dipahami, karena saya hilang selama dua bulan tanpa bermain karena hukuman itu."
"Gaya Barca tidak melumpuhkan saya, tapi saya harus belajar tidak masuk dalam jalur rekan-rekan saya yang sering melakukan cutting inside. Saya mencoba menghindari melakukan itu karena mereka tidak terbiasa tampil dengan pemain 'nomor 9' murni di dalam kotak penalti. Saya mencoba menemukan lubang itu dan menciptakan ruang sendiri."
"Saya selalu bilang kalau mengatakan 'saya menargetkan mencetak 15, 20 atau 25 gol' adalah hal yang jelek. Secara pribadi saya melihat seorang figur, dan di akhir musim saya akan melakukan evaluasi untuk mengetahui apakah saya benar atau salah. Tapi sosok tersebut akan terus bertahan bersama saya," tuntasnya.
(din/cas)











































