Suarez dikenal sebagai pencetak gol ulung. Produktivitasnya di Ajax Amsterdam dan Liverpool menunjukkan bahwa dia punya insting gol yang begitu tajam.
Sayangnya, Suarez punya catatan buruk terkait perilakunya di atas lapangan. Dia sudah tiga kali menggigit pemain lawan. "Korban" terakhirnya adalah bek timnas Italia, Giorgio Chiellini, yang digigit Suarez di Piala Dunia 2014. Selain itu, Suarez juga pernah terlibat kasus pelecehan rasial terhadap Patrice Evra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya masih berusaha pada aspek itu, yang masih harus sedikit saya kontrol," ucap Suarez dalam wawancaranya dengan Mundo Deportivo.
"Saya menyadari konsekuensi dari apa yang saya lakukan dan apa yang saya hasilkan karena sekarang banyak mata yang melihat ke saya, dua atau tiga kali lipat lebih banyak daripada sebelumnya," tambah pemain asal Uruguay ini.
"Saya harus lebih cerdas dan tidak mengambil risiko dengan melakukan hal-hal yang memancing kritik," kata Suarez.
Sejak meninggalkan Liverpool dan bergabung dengan Barca pada musim panas lalu, Suarez telah tampil pada delapan partai. Sejauh ini baru satu gol yang disumbangkannya untuk Blaugrana.
(mfi/rin)











































