Sukses sebagai pemain tak cukup membuat Xavi Hernandez puas. Xavi bertekad mengikuti jejak Pep Guardiola yang bersinar sebagai pemain dan juga pelatih.
Xavi sudah sejak 1998 berseragam Barca di mana puluhan trofi serta ratusan penampilan didapatkannya bersama klub asal Catalan itu.
Dengan umurnya yang sudah 34 tahun dan perannya dalam tim mulai berkurang, Xavi pun mulai berpikir untuk segera mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepakbola.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjadi pelatih adalah impiannya dan Xavi pun ingin bisa sukses seperti pendahulunya, Guardiola, yang melegenda sebagai pemain dan memberikan 14 trofi selama empat tahun sebagai pelatih.
"Mudah-mudahan saya bisa mengikuti jejak Guardiola dan terlebih lagi di rumah saya di sini (Barca)," ujar Xavi kepada El Pais seperti dikutip Reuters.
"Yang jelas karierku tinggal sebentar lagi berakhir. Saya bisa merasakan tubuh saya sudah sulit untuk memulihkan diri secara cepat dan saya kini harus mengukur tenaga yang saya gunakan saat bermain," lanjut Xavi.
"Kondisi saya tidak lagi memungkinkan untuk bermain setiap tiga hari sekali."
"Semua orang bilang bahwa saya akan menjadi pahlawan baru dan itu sangat sulit. Ini membuat saya berbeda dari yang lain, karena saya sebenarnya ingin jadi diri sendiri sementara orang lain bilang bahwa saya adalah Guardiola yang baru."
"Sebagai pesepakbola segalanya berjalan dengan cepat karena Anda selalu dinilai setiap saat dan itu kerap terjadi saat Anda masih dalam usia muda," demikian dia. (mrp/a2s)











































