Barca dijatuhi hukuman berat oleh FIFA pada bulan April lalu karena melanggar aturan soal kontrak pemain di bawah usia 18 tahun. Barca kemudian dihukum tak boleh melakukan aktivitas jual beli pemain dalam dua jendela transfer yang akan datang dan denda sebesar 375 ribu euro.
Barca sempat mengajukan banding kepada FIFA terkait hukuman tersebut. Namun banding tersebut ditolak oleh FIFA dan hukuman untuk Barca tetap berlaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi keputusan dari CAS, Barca merilis sebuah pernyataan di situs resminya. Mereka dengan tegas menyatakan tidak sepakat dengan keputusan CAS.
"FC Barcelona ingin menyatakan, dengan segala hormat kepada otoritas olahraga, bahwa kami sama sekali tidak setuju dengan keputusan CAS yang diumumkan hari ini untuk mengonfirmasi sanksi yang awalnya dijatuhkan FIFA sebagai konsekuensi dari dugaan pelanggaran aturan transfer internasonal dari pemain-pemain minor," tulis Barca di situs resminya.
Barca lantas memaparkan bahwa mereka memahami dan mendukung kebijakan terkait perlindungan terhadap pemain minor, termasuk soal perkembangan dan pendidikan mereka. Soal pelanggaran yang didakwakan, Barca menilai hal itu sebagai akibat dari adanya perselisihan antara aturan FIFA dan perudang-undangan Spanyol.
"Oleh karena itu, FC Barcelona menganggap sanksi ini benar-benar tidak proporsional, karena itu adalah hukuman yang berlebihan jika mempertimbangkan situasi dari kasus spesifik ini," tulisnya lagi.
Barca kemungkinan masih akan mengambil langkah lanjutan untuk melawan hukuman dari FIFA tersebut. Dalam pernyataan yang sama, Blaugrana menyatakan bahwa mereka akan mempertimbangkan opsi legal lainnya, di antaranya banding ke Pengadilan Federal Swiss.
(nds/krs)










































