Kekecewaan Xavi yang Bertubi-tubi di Tahun 2014

Kekecewaan Xavi yang Bertubi-tubi di Tahun 2014

- Sepakbola
Jumat, 02 Jan 2015 18:57 WIB
Kekecewaan Xavi yang Bertubi-tubi di Tahun 2014
Miguel Ruiz/FC Barcelona via Getty Images
Barcelona -

Xavi Hernandez pernah mencatatkan periode gemilang bersama Barcelona dan tim nasional Spanyol. Tapi, tidak di tahun 2014.

Bersama Barcelona Xavi mengoleksi tujuh gelar juara La Liga dan tiga titel Liga Champions. Kariernya juga moncer bersama timnas Spanyol. Xavi meraih trofi Piala Dunia 2010 dan dua kali juara Piala Eropa, 2008 dan 2012.

Gelar individu tak kurang panjangnya. Salah satunya, sebagai pemain terbaik 2010.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi, Xavi mulai merasakan paceklik gelar tahun lalu. Baik bersama Barca ataupun timnas Spanyol. Tak cuma terkait prestasi, beberapa hal menyedihkan harus dilewati Xavi karena persoalan pribadi.

"Tahun 2014 bukanlah tahun yang mudah. Tahun itu menjadi tahun yang berat, baik sebagai atlet ataupun secara pribadi. Satu hal yang oke adalah saya masih bisa tinggal di sini setahun lagi," kata Xavi seperti dikutip Football Espana.

"Saya sangat gembira dengan situasi itu tapi tetap menderita oleh hal-hal lain. Meninggalnya Tito (Vilanova), keputusan klub untuk melepas teman dekatku Txema Corbella (manajer perlengkapan Barca), tak meraih titel bersama klub dan timnas Spanyol, dan hasil yang sangat mengecewakan di Piala Dunia.

"Juga di level personal. Saya tak tampil dalam laga-laga penting. Menghadapi Atletico Madrid dan Chile. Saya harus belajar dari kegagalan ini," ucap gelandang 34 tahun itu.

Xavi juga merasa mendaptakan ketidakadilan terkait larangan transfer pemain baru pada 2015. Upaya banding Barca atas keputusan FIFA yang melarang aktivitas trabsfer pemain selama 14 bulan ditolak Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

"Kami semua juga menderita dengan hasil keputusan CAS. Saya berharap mereka bersikap lebih lunak. Sebagai penggawa Cule, saya melihat adanya ketidakadilan karena tak ada satupun klub lain di dunia ini yang mengurusi usia muda sebaik tim ini. Kami menerima hal ini dan kami akan makin kuat dengan embargo ini," beber dia.

(fem/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads