Raul: Dulu Madrid Juga Bertabur Bintang, tapi Seret Gelar

Raul: Dulu Madrid Juga Bertabur Bintang, tapi Seret Gelar

- Sepakbola
Rabu, 14 Jan 2015 15:36 WIB
Raul: Dulu Madrid Juga Bertabur Bintang, tapi Seret Gelar
Getty Images/Denis Doyle
New York -

Raul tak mau berkomentar banyak ketika diminta membandingkan Real Madrid di era-nya dengan tim yang diasuh Carlo Ancelotti saat ini. Menurut Raul dulu hanya gelar juara yang kurang dari Galacticos yang diperkuatnya.

Raul, yang membela Madrid sejak 1996 hingga 2009, sudah banyak bermain dengan bintang-bintang dari seluruh dunia yang pernah berseragam Los Blancos.

Namun, di era Florentino Perez lah Raul dan tim yang dikapteninya mendapat banyak pemain bintang seperti Zinedine Zidane, Luis Figo, David Beckham, dan Ronaldo. Saat itu presiden Madrid, Florentino Perez, lah yang mempopulerkan istilah itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setiap tahun mereka mampu mengumpulkan bintang, namun sayangnya gelar juara sulit didapat. Terakhir kali jadi juara adalah saat ditangani Vicente del Bosque pada musim 2002/2003. Setelah itu Madrid selalu kalah bersaing dari Barcelona dan Valencia, sebelum juara lagi di musim 2005/2006.

Selain itu di Liga Champions pun mereka selalu gagal menjadi juara usai memenanginya gelar ke-9 di tahun 2002. Bahkan sempat beberapa musim Madrid selalu mentok di babak 16 besar.

Barulah ketika datang Jose Mourinho, Madrid menuntaskan dahaga gelar La Liga sekaligus menghentikan dominasi Barca di musim 2011/2012. Selain itu kedatangan Carlo Ancelotti musim lalu menghadirkan trofi La Decima plus sederet rekor-rekor lainnya.

Persamaannya adalah Madrid tetap dipresideni oleh Perez dan masih doyan mendatangkan banyak pemain bintang dengan harga mahal, di antaranya Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, James Rodriguez, Kaka, Toni Kroos, Angel Di Maria, Xabi Alonso, dan lainnya.

"Saya tidak suka untuk membanding-bandingkan karena setiap era itu berbeda, tapi memenangi La Decima sudah memperlihatkan karakter tim tersebut," ujar Raul yang kini bermain untuk klub MLS, New York Cosmos, itu.

"Saya pun tidak bisa mengingat pasti kapan kami mulai disebut 'Galacticos'. Saya pikir itu sesudah kami mendatangkan Ronaldo dan Beckham, atau di masa-masa antara kedatangan keduanya, tapi kami tidak bisa menjuarai Liga Champions," sambungnya seperti dikutip ESPN.

"Orang-orang mengingat itu karena era tersebut di mana Florentino Perez bekerja keras untuk menaikkan nama klub di kancah internasional dan saat-saat itu begitu menyenangan di Madrid."

"Sebagai profesional tentunya luar biasa bisa bermain bersama para pemain hebat, meski kenyataannya kami tidak memenangi banyak trofi seperti yang orang-orang kira."

"David Beckham pun hanya memenangi liga sekali dan itu setelah Fabio Capello bilang bahwa dia tidak akan bermain lagi."

"Meski demikian, dia berhasil melakukannya dan memenangi liga secara dramatis. Tapi itu baru terjadi di tahun 2007," demikian Raul.

(mrp/nds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads