Adalah DINCAT, sebuah organisasi amal yang memiliki kepedulian terhadap para penyandang keterbelakangan mental di Catalan, yang mengajukan protes resmi terkait hal ini. Mereka keberatan dengan nyanyian-nyanyian sebagian suporter Madrid pada pertandingan El Clasico melawan Barcelona di Santiago Bernabeu, 25 Oktober 2014 silam.
Dalam keluhan resmi yang dikirimkan DINCAT kepada Komisi Anti-Kekerasan, Rasisme, Xenophobia, dan Intoleransi dalam Olahraga, disebutkan adanya chant-chant dari sebagian fans Madrid yang berisi serangan kepada Messi dan suporter Barca seperti "Messi orang idiot" dan "Kalau kamu suporter Barca, kamu idiot" sepanjang laga El Clasico. Untuk melengkapi laporannya, DINCAT juga menyertakan bukti-bukti audio, video, maupun foto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut DINCAT, sebagaimana dikutip dari Inside Spanish Football, nyanyian-nyanyian semacam itu tidak bisa ditoleransi dan tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dipromosikan oleh olahraga sepakbola.
Sebagai sebuah organisasi, DINCAT menaungi lebih dari 300 badan non-profit dan berjuang untuk membela hak-hak orang yang mengalami keterbelakangan mental. Mereka saat ini membantu lebih dari 30 ribu orang di wilayah Catalunya.
Madrid sendiri sebenarnya pernah menghukum suporternya terkait masalah serupa. Mereka menghukum 17 suporter yang kedapatan menyanyikan chant-chant yang menyerang Messi dan Catalunya pada laga melawan Celta Vigo di Bernabeu, bulan Desember silam.
(mfi/rin)










































