Barcelona memiliki rekor yang sangat oke melawan Rayo Vallecano. El Barca kini menatap puncak klasemen setelah Real Madrid terpeleset di kandang Athletic Bilbao semalam.
Madrid ditekuk 0-1 oleh Bilbao saat bertandang ke San Mames. Kekalahan itu membuat Barca berpeluang emas menggeser rival abadinya itu dari posisi teratas, mengingat jarak di antara mereka hanya terpaut dua poin saja.
Menilik dari statistik, Barca niscaya mereguk tiga poin. Los Cules selalu menang dalam delapan pertemuan beruntun terakhirnya dengan Rayo. Kekalahan terakhir Barca atas lawannya itu terjadi pada 2002 silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan bukan hanya akan menggusur Madrid, namun juga memberikan momentum apik sebelum menghadapi Manchester City (18/3) sekaligus El Clasico (22/3).
"Semua lawan memiliki potensi ancamannya sendiri-sendiri, tapi Rayo adalah salah satu tim yang paling memiliki karakter di liga. Mereka adalah salah satu dari sedikit tim yang akan menantang untuk penguasaan bola. Kami menantikan pertandingan ini," ucap pelatih Barca Luis Enrique di situs resmi klub.
"Jika mereka menekan kami dengan baik dan kami tidak dalam performa terbaik maka kami akan menderita. Seperti ketika kami bermain melawan banyak tim yang memarkir bus, kami akan harus menemukan solusi atau pertandingan akan berjalan sulit."
Di pertandingan ini, Barca tidak akan dapat menurunkan Neymar yang menjalani skors otomatis akibat akumulasi kartu kuning. Ini jadi kesempatan bagi Pedro untuk bersinar.
"Dia adalah seorang pemain top dengan kualitas mencetak gol secara individu yang menawan. Dia juga seorang pemain tim dan bekerja keras. Dia ingin memiliki lebih banyak kesempatan bermain tapi dia selalu membantu kami ketika dia bermain," imbuh Enrique.
(rin/roz)











































