Mempertanyakan Bale, Benzema dan Ronaldo

Mempertanyakan Bale, Benzema dan Ronaldo

- Sepakbola
Selasa, 10 Mar 2015 12:52 WIB
Mempertanyakan Bale, Benzema dan Ronaldo
Manuel Queimadelos Alonso/Getty Images
Jakarta -

Dalam sebuah polling yang dilakukan AS, sepertiga peserta jajak pendapat menyebut Cristiano Ronaldo harus diistirahatkan oleh Carlo Ancelotti. Trio lini depan Real Madrid tengah menjalani periode terburuk sejak pertama terbentuk.

Menyusul hasil imbang atas Villarreal dan berlanjut dengan kekalahan di tangan Athletic Bilbao, harian olahraga AS mengelar jajak pendapat melalui situsnya. Ditanyakan pada pendukung El Real siapakah yang harus diistirahatkan di antara Gareth Bale, Karim Benzema dan Ronaldo jika Carlo Ancelotti kembali ke skema 4-4-2.

Hasil polling terbilang mengejutkan karena Ronaldo ternyata memperoleh 32% suara. CR7 memang bukan pilihan utama untuk dicadangkan, namun angka yang terbilang besar itu menunjukkan betapa suporter Los Merengues tengah dalam rasa frustrasi karena barisan depannya yang sangat minim bikin gol. Hasil lengkap polling menyebut Bale-lah yang pertama harus dicadangkan (46,1%) diikuti Ronaldo (32,2) dan Karim Benzema (21,7%).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bale, Benzema, dan Ronaldo memang tidak bisa berbuat banyak di dua laga terakhir Madrid. Cuma satu gol yang mereka lesakkan dalam dua pertandingan terakhir di La Liga Primera, itupun melalui eksekusi penalti Ronaldo dalam laga yang tuntas 1-1 dengan Villarreal.

Faktanya bukan cuma suporter Madrid saja yang galau dengan kondisi timnya, dan terutama dengan produktivitas yang anjlok dari Bale, Benzema, dan Ronaldo. Ancelotti menyadari ada yang berjalan dengan tidak mulus dalam permainan timnya. Satu yang dia soroti adalah soal individualitas pemain di atas lapangan.

"Kami terlalu bermain individual, mencoba memecahkan masalah (menembus pertahanan lawan) sendiri, (padahal) Anda butuh bermain lebih cepat dan dengan sentuhan yang lebih sedikit," seru Carletto usai laga di San Mames.

Statistik menunjukkan Bale, Benzema dan Ronaldo merosot drastis dalam hal produktivitas. Ketiganya bagai dua sisi mata uang yang berbeda pada periode sebelum dan setelah jeda Natal.

Dari awal musim sampai pekan ke-15, ketiga pemain depan Madrid itu membuat 39 gol (Ronaldo 24, Benzema 8, Bale 7). Jika dirata-rata maka per laga mereka membuat 2,6 gol.

Sementara selepas pekan 17 (kalah dari Valencia di awal tahun), Bale, Benzema, dan Ronaldo cuma bikin 13 gol dalam 10 pertandingan (Ronaldo 5, Benzema 5, Bale 3).

Pada dua periode waktu yang berbeda itu (sebelum dan setelah Natal) rataan gol Ronaldo merosot dari 1,5 gol per pertandingan menjadi 0,5. Bale menurun dari 0,4 ke 0,3 sementara Benzema bertahan di angka 0,5 gol per pertandingan.

Dari periode Agustus sampai Desember 2014, Madrid rata-rata melepaskan 15,2 tembakan per pertandingan, di mana 57% di antaranya on target. Sejak laga di Mestalla angkanya menurun menjadi 12 tembakan per 90 menit, sementara prosentase on target juga menurun ke angka 45%. Jika pada Agustus-Desember Madrid bisa bikin 3,6 gol per pertandingan, maka dalam 10 laga terakhir angkanya drop sampai 1,8 gol.

Sebagai pembanding, jika Madrid cuma membuat 20 gol selepas tahun baru maka Barcelona pada kurun yang sama berhasil melesakkan 35 gol. Menurunnya produktivitas Madrid dan di sisi lain Barcelona makin mengilap dengan Lionel Messi, Neymar dan Luis Suarez membuat perubahan puncak klasemen terjadi di akhir pekan lalu.

Berikut statistik Bale, Benzema dan Ronaldo, seperti dikutip dari AS:

Bale: Gol terakhir Bale untuk Madrid dia buat pada 24 Januari dalam laga dengan Cordoba, itupun datang dari eksekusi penalti. Sejak saat itu Bale belum lagi bikin gol di semua kompetisi, yang total mencakup delapan pertandingan beruntun. Sampai Natal, Bale melepaskan rata-rata 1,9 tembakan per laga, sementara saat berhadapan dengan Sevilla, Atletico Madrid, Elche dan Sevilla dia sama sekali tak melepaskan tembakan on target. Rata-rata shot on goalnya di 20015 ini turun menjadi 1.

Benzema: Rata-rata gol per laga Benzema sebelum dan selepas pergantian tahun belum berubah di angka 0,5. Benzema bisa dibilang sebagai pemain yang masih stabil, di mana dalam lima pertandingan terakhir dia melepaskan 13 tembakan. Sebelum Natal dia melepaskan 1,3 tembakan per laga, sementara selepas Natal angkanya berada di 1,4 shot per laga.

Ronaldo: 'Kutukan Ballon d'Or' benar terjadi pada Ronaldo. Sejak mengangkat trofi itu, performa CR7 drop. Dia cuma bikin lima gol dalam 10 pertandingan liga. Sementara pada empat pertandingan menghadapi Espanyol, CΓ³rdoba, AtlΓ©tico Madrid dan Athletic Bilbao dia malah sama sekali tidak punya tembakan yang mengarah ke target. Rata-rata tembakan on targetnya merosot dari 3,7 per pertandingan sebelum tahun baru menjadi 1,4 per pertandingan di 2015.






(din/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads