Hari-hari Bale di 2015 ini boleh dibilang tak berjalan dengan nyaman karena dia dijadikan kambing hitam atas menurunnya performa Madrid belakangan ini. Terakhir adalah pasca kekalahan 1-2 dari Barcelona di mana mobil Bale jadi sasaran amuk suporter Los Blancos yang sudah kehabisan kesabaranya pada pemain 26 tahun itu.
Segala kritik dan tekanan yang dilancarkan kepada Bale ini mau tak mau membuat masa depannya di klub tersebut dispekulasikan, di mana Manchester United disebut tertarik membawa pulang Bale ke Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua gol dan satu assist yang disumbangkan Bale saat Wales menang 3-0 atas Israel di laga Kualifikasi Piala Eropa 2016 kemarin seakan jadi jawaban atas kritik yang menderanya.
"Aku tidak perlu menjawab kritik-kritik yang ada. Aku dan orang-orang di sekitarku tahu apa yang aku bisa lakukan," ujar Bale seperti dikutip Soccerway.
"Dalam sepakbola pasti ada saatnya naik-turun. Anda harus bisa menyikapinya dengan bijak dan yang bisa Anda lakukan adalah menjawabnya dengan performa di atas lapangan," sambungnya.
"Aku tidak perlu membuktikan apakah orang-orang itu salah atau benar, aku hanya perlu tampil oke saja," demikian dia.
(mrp/din)
