Danilo dan Bek-bek Termahal Madrid Lainnya

Danilo dan Bek-bek Termahal Madrid Lainnya

- Sepakbola
Kamis, 02 Apr 2015 11:57 WIB
Danilo dan Bek-bek Termahal Madrid Lainnya
REUTERS/Miguel Vidal
Madrid -

Meski baru bergabung ke Real Madrid musim depan, Danilo setidaknya sudah mencatatkan diri dalam buku rekor pembelanjaan El Real sebagai bek termahal yang pernah dimiliki oleh klub raksasa Spanyol itu.

Danilo, 23 tahun, bakal bergabung dengan Madrid pada musim depan. Madrid mengeluarkan dana 31,5 juta euro untuk mendapatkan bek kanan yang kini sudah mengantongi 11 caps bersama tim nasional Brasil itu.

Madrid mengikat Danilo dengan kontrak berdurasi enam tahun. Dengan harga tersebut, Danilo sudah menahbiskan dirinya sebagai pemain belakang termahal milik Los Merengues.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Danilo lebih mahal 1,5 juta euro dari Fabio Coentrao saat Madrid memboyongnya dari Benfica pada 2011. Selain Danilo dan Coentrao, ada enam bek Madrid yang transfernya berharga tinggi.

Berikut daftar bek termahal Madrid itu seperti dikutip dari Marca

1. Danilo (31,5 juta euro)

Danilo memang jadi properti panas di bursa transfer setelah performa okenya bersama Porto dalam beberapa musim terakhir. Bek berusia 23 tahun punya 132 penampilan dan 10 gol sejak gabung tahun 2011.

Beberapa klub Eropa pun langsung mengincar Danilo yang mana akhirnya dimenangi Madrid dengan banderol 31,5 juta euro. Pengoleksi 13 caps bersama timnas Brasil itu akan bergabung musim depan.

2. Fabio Coentrao (30 juta euro)

Dia adalah salah satu bek kiri terbaik yang dimiliki Portugal saat ini. Penampilannya sudah mengundang decak kagum sejak dibeli Benfica tahun 2007.

Pada akhirnya Madrid pun kepincut untuk membelinya dari Benfica pada 2011 dengan harga 30 juta euro. Meski demikian banyak yang menilai Coentrao tak pernah memperlihatkan kemampuan terbaiknya selama berseragam El Real.

Selain itu bek 27 tahun itu juga harus bersaing dengan Marcelo. Meski demikian Coentrao juga punya nilai plus karena dia bisa bermain sebagai sayap kiri.

3. Pepe (30 juta euro)

Dibeli dari Porto pada 2007, banyak yang menyebut harga Pepe terlalu mahal. Namun melihat kontribusinya sejauh ini, dua trofi La Liga, satu trofi Liga Champions, dan dua Copa del Rey, harga itu rasanya pantas saja untuk bek 31 tahun itu.

Meski demikian gaya main Pepe yang keras dan urakan di awal-awal kariernya di MadridΒ  mengundang kritik keras. Tak jarang kartu merah harus diterima meski saat ini Pepe sudah lebih kalem di atas lapangan.

4. Sergio Ramos (27 juta euro)

Tak usah ditanya bagaimana peran penting bek asli Sevilla tersebut saat ini. Uang senilai 27 juta euro rasanya terlalu murah jika melihat performa Sergio Ramos saat ini.

Dibeli saat masih berumur 19 tahun, Ramos saat itu sudah digadang-gadang bakal jadi salah satu bek terbaik dunia dan dia pun membuktikannya saat ini, baik di level klub maupun timnas.

Namun ada satu nilai minus dari Ramos yakni dirinya kerap mendapat kartu merah akibat gaya mainnya di lapangan. Tengok saja rekor 19 kartu merah yang sudah didapat Ramos selama berseragam El Real.

5. Walter Samuel (25 juta euro)

Real Madrid berharap banyak saat membelinya dengan harga 25 juta euro dari AS Roma pada musim 2004. Wajar karena saat memperkuat Roma, dia adalah salah satu bek terbaik di Italia.

Sayang Samuel gagal memenuhi ekspektasi Madrid sehingga dia akhirnya dijual ke Inter Milan semusim berikutnya dengan harga 16 juta euro. Samuel cuma tampil 40 kali dan bikin dua gol.

6. Jonathan Woodgate (22 juta euro)

Kalau boleh dikatakan Jonathan Woodgate adalah pemain Madrid paling sial. Bagaimana tidak setelah dibeli 22 juta euro dari Newcastle United pada 2004, Woodgate melewatkan satu musim karena cedera lutut.

Debutnya di musim setelahnya bahkan berujung mimpi buruk ketika dia bikin gol bunuh diri dan dikartu merah di laga kontra Athletic Bilbao. Akhirnya Woodgate dilepas di akhir musim 2005/2006 ke Middlesbrough setelah nya tampil 14 kali dan bikin 1 gol.

Hasil polling Marca malah menyebut bek asal Inggris itu sebagai transfer terburuk di abad ke-21.

7. Raul Albiol (15 juta euro)

Salah satu bek terbaik Spanyol saat masih memperkuat Valencia. Madrid pun tertarik mendatangkannya dan langsung menyodorkan uang 15 juta euro pada 2009.

Albiol kariernya tak begitu cemerlang-cemerlang amat, karena dia harus bolak-balik keluar masuk tim inti. Penampilannya pun diganggu rentetan cedera yang membuatnya kerap absen lama.

Sampai akhirnya Albiol memutuskan pergi ke Napoli pada musim panas 2013, bek 29 tahun itu punya 118 penampilan dan dua gol.

8. Raphael Varane (10 juta euro)

Mungkin orang bertanya-tanya, siapakah Raphael Varane itu, ketika Madrid memboyongnya dari RC Lens dengan harga 10 juta euro pada 2011. Harga itu mungkin terlalu mahal untuk bek yang saat itu masih berusia 18 tahun dan baru semusim melakoni debut profesionalnya.

Namun saran Zinedine Zidane tampaknya tak kuasa ditampik Florentino Perez dan kini terbukti bahwa Varane adalah satu bek potensial Madrid dan juga timnas Prancis di masa depan.

Selama empat musim berseragam El Real, Varane sudah main 105 kali dan bikin enam gol.
Halaman 2 dari 9
Danilo memang jadi properti panas di bursa transfer setelah performa okenya bersama Porto dalam beberapa musim terakhir. Bek berusia 23 tahun punya 132 penampilan dan 10 gol sejak gabung tahun 2011.

Beberapa klub Eropa pun langsung mengincar Danilo yang mana akhirnya dimenangi Madrid dengan banderol 31,5 juta euro. Pengoleksi 13 caps bersama timnas Brasil itu akan bergabung musim depan.

Dia adalah salah satu bek kiri terbaik yang dimiliki Portugal saat ini. Penampilannya sudah mengundang decak kagum sejak dibeli Benfica tahun 2007.

Pada akhirnya Madrid pun kepincut untuk membelinya dari Benfica pada 2011 dengan harga 30 juta euro. Meski demikian banyak yang menilai Coentrao tak pernah memperlihatkan kemampuan terbaiknya selama berseragam El Real.

Selain itu bek 27 tahun itu juga harus bersaing dengan Marcelo. Meski demikian Coentrao juga punya nilai plus karena dia bisa bermain sebagai sayap kiri.

Dibeli dari Porto pada 2007, banyak yang menyebut harga Pepe terlalu mahal. Namun melihat kontribusinya sejauh ini, dua trofi La Liga, satu trofi Liga Champions, dan dua Copa del Rey, harga itu rasanya pantas saja untuk bek 31 tahun itu.

Meski demikian gaya main Pepe yang keras dan urakan di awal-awal kariernya di MadridΒ  mengundang kritik keras. Tak jarang kartu merah harus diterima meski saat ini Pepe sudah lebih kalem di atas lapangan.

Tak usah ditanya bagaimana peran penting bek asli Sevilla tersebut saat ini. Uang senilai 27 juta euro rasanya terlalu murah jika melihat performa Sergio Ramos saat ini.

Dibeli saat masih berumur 19 tahun, Ramos saat itu sudah digadang-gadang bakal jadi salah satu bek terbaik dunia dan dia pun membuktikannya saat ini, baik di level klub maupun timnas.

Namun ada satu nilai minus dari Ramos yakni dirinya kerap mendapat kartu merah akibat gaya mainnya di lapangan. Tengok saja rekor 19 kartu merah yang sudah didapat Ramos selama berseragam El Real.

Real Madrid berharap banyak saat membelinya dengan harga 25 juta euro dari AS Roma pada musim 2004. Wajar karena saat memperkuat Roma, dia adalah salah satu bek terbaik di Italia.

Sayang Samuel gagal memenuhi ekspektasi Madrid sehingga dia akhirnya dijual ke Inter Milan semusim berikutnya dengan harga 16 juta euro. Samuel cuma tampil 40 kali dan bikin dua gol.

Kalau boleh dikatakan Jonathan Woodgate adalah pemain Madrid paling sial. Bagaimana tidak setelah dibeli 22 juta euro dari Newcastle United pada 2004, Woodgate melewatkan satu musim karena cedera lutut.

Debutnya di musim setelahnya bahkan berujung mimpi buruk ketika dia bikin gol bunuh diri dan dikartu merah di laga kontra Athletic Bilbao. Akhirnya Woodgate dilepas di akhir musim 2005/2006 ke Middlesbrough setelah nya tampil 14 kali dan bikin 1 gol.

Hasil polling Marca malah menyebut bek asal Inggris itu sebagai transfer terburuk di abad ke-21.

Salah satu bek terbaik Spanyol saat masih memperkuat Valencia. Madrid pun tertarik mendatangkannya dan langsung menyodorkan uang 15 juta euro pada 2009.

Albiol kariernya tak begitu cemerlang-cemerlang amat, karena dia harus bolak-balik keluar masuk tim inti. Penampilannya pun diganggu rentetan cedera yang membuatnya kerap absen lama.

Sampai akhirnya Albiol memutuskan pergi ke Napoli pada musim panas 2013, bek 29 tahun itu punya 118 penampilan dan dua gol.

Mungkin orang bertanya-tanya, siapakah Raphael Varane itu, ketika Madrid memboyongnya dari RC Lens dengan harga 10 juta euro pada 2011. Harga itu mungkin terlalu mahal untuk bek yang saat itu masih berusia 18 tahun dan baru semusim melakoni debut profesionalnya.

Namun saran Zinedine Zidane tampaknya tak kuasa ditampik Florentino Perez dan kini terbukti bahwa Varane adalah satu bek potensial Madrid dan juga timnas Prancis di masa depan.

Selama empat musim berseragam El Real, Varane sudah main 105 kali dan bikin enam gol.

(mrp/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads