Kritik itu diterima Bale saat Madrid dikalahkan Juventus 1-2 di semifinal leg pertama Liga Champions, Rabu (6/5/2015) dinihari WIB. Sebelumnya, ia beserta beberapa pemain El Real lainnya pernah menjadi sasaran amuk pendukungnya sendiri beberapa waktu silam karena performa yang buruk.
Spekulasi menyoal masa depannya pun lantas mencuat meskipun kontraknya baru akan habis pada 2019 mendatang. Bale pun dikaitkan dengan kepulangan ke Premier League dengan Manchester United dan Chelsea menjadi klub peminang potensial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gareth diinginkan oleh setiap klub di dunia," ucap Barnett kepada The Independent. "Dia salah satu dari tiga pemain terbaik di bumi. Tapi mengapa dia ingin meninggalkan Real Madrid?"
"Masa depan Gareth di Real Madrid ... di musim pertamanya dia sudah memenangi Liga Champions dan Copa del Rey. Kali ini dia berada di semifinal Liga Champions. Mengapa dia ingin pindah ke tempat lain?"
"Dia dihargai di klubnya. Ketika presiden klubnya bilang bahwa dia adalah masa depan dari Real Madrid dia tahu dia didukung oleh Florentino Perez. Dia didukung oleh setiap orang di sana," tandas Barnett.
(rin/mfi)











































