Sejak menit pertama laga di Santiago Bernabeu, Minggu (10/5) diniahri WIB, Alves sudah "merepotkan" para pemain Madrid terutama Cristiano Ronaldo, Javier Hernandez, dan Gareth Bale. Beberapa kali peluang mereka gagal di tangan kiper asal Brasil itu.
Bahkan saking frustrasinya tak kunjung bisa menjebol jala Alves, Madrid malah harus kecolongan lewat dua gol dari Paco Alcacer dan Javi Fuego. Di masa injury time babak pertama, Alves bahkan berhasil membendung penalti Ronaldo dan Madrid gagal memangkas ketertinggalan.
Keberhasilan Alves menggagalkan penalti Ronaldo itu dicatat Opta menjadikannya kiper dengan penyelamatan eksekusi 12 pas terbanyak dalam 10 tahun terakhir, yakni 16 kali dan menyamai rekor La Liga milik Andoni Zubizaretta. Dia juga jadi kiper pertama yang mampu memblok dua tendangan penalti Ronaldo, setelah yang pertama pada tahun 2010.
Di babak kedua Alves akhirnya tumbang setelah Pepe menjebol gawangnya. Setelah itu lagi-lagi Alves jadi "tembok tebal" untuk Madrid di mana beberapa kali kans Ronaldo, Hernandez, atau Sergio Ramos digagalkan oleh Alves.
Sampai akhirnya di menit ke-83 tembakan melengkung Isco dari luar kotak penalti tak bisa dihalau oleh Alves. Skor akhir 2-2 dan Madrid pun gagal mendekati Barcelona di puncak klasemen dengan selisih empat poin di dua pekan tersisa.
"Saya pikir kami pantas unggul. Madrid punya banya peluang, beberapa mengenai tiang, tapi kami lebih pintar dalam memaksimalkan peluang," ujar Alves seperti dikutip Football Espana.
"Laga ini sangat sulit, tapi saya senang dengan penampilan tim ketimbang penampilan saya. Kami tampil baik di tempat yang sulit ini," sambungnya.
"Soal penyelamatan penalti Ronaldo, saya hanya coba berdiri dan tetap tenang jadi saya bisa menebak pergerakannya. Tapi saya memang cukup beruntung," demikian dia.
(mrp/mfi)










































