10 Momen Kunci Barca Juarai La Liga

10 Momen Kunci Barca Juarai La Liga

Doni Wahyudi - Sepakbola
Kamis, 21 Mei 2015 19:23 WIB
10 Momen Kunci Barca Juarai La Liga
Aurelien Meunier/Getty Images
Jakarta - Barcelona menjuarai Liga Spanyol untuk kali ke-23 di musim 2014/2015 ini. Sukses Barca ditandai banyak momen penting, mulai dari rekor Lionel Messi, clean sheet Claudio Bravo dan performa mantap Luis Suarez.

Berikut 10 momen kunci Barcelona menjuarai Liga Spanyol musim 2014/2015, sebagaimana dikutip dari situs resmi The Catalans:

1. Luis Enrique memulai dengan kemenangan

"Saya pikir ini malam yang istimewa buat semua orang, terutama buat para debutan di Camp Nou," sahut Enrique usai mengantar Barca menang 3-0 atas Elche di pekan pertama La Liga. Dua gol dari Messi dan satu lainnya dari Munir mengantar Barca membuka musim dengan berdiri di posisi teratas. Ini adalah kali ketiga secara beruntun Barca langsung bertengger di puncak setelah pertandingan perdana.

2. Claudio Bravo tidak kebobolan selama 754 menit

Bravo menjalani start gemilang di Barcelona. Tujuh kemenangan dan satu hasil imbang membuat gawangnya bersih dari kebobolan di 754 menit pertama liga musim ini. Kiper asal Chile itu mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang Maria Artola yang pada 1977/78 mengawali musim dengan catatan 560 menit tidak kebobolan.

Dengan liga kini tinggal menyisakan satu pertandingan, Bravo hanya kemasukan 19 kali di 37 pertandingan. Itu artinya dia rata-rata kemasukan satu gol setiap dua laga.

3. Messi menulis sejarah lagi

Messi mengukir sejarah dengan menjadi pemain tersubur di La Liga Primera setelah mematahkan rekor berusia 60 tahun milik Telmo Zarra dengan 251 gol. Cara Messi mematahkan rekor Zarra sangat berkesan: melalui hat-trick yang dia lesakkan ke gawang Sevilla dalam laga di Camp Nou. Tiga gol itu membuat Messi membuat 253 gol.

4. Gol pertama Luis Suarez

Suarez mencetak gol pertamanya untuk Barcelona pada 20 Desember 2014 dalam laga menjamu Cordoba. Meski awalnya sangat kesulitan bikin gol, striker asal Uruguay itu kemudian menjelma menjadi pencetak gol ulung The Catalans dan menjalin kerjasama yang sangat baik dengan Messi dan Neymar. Suarez sudah bikin 16 gol di liga serta menambahkan sembilan assist dalam 2.231 menit berada di atas lapangan pada total 27 pertandingan.



5. Kekalahan pahit di Anoeta

Barcelona menelan kekalahan mengejutkan di Anoeta, kandang Real Sociedad. Kekalahan 0-1 tersebut bukan cuma menggagalkan upaya menyalip Madrid dari puncak klasemen - setelah El Real dikalahkan Valencia, tapi juga memunculkan banyak cerita tak sedap soal relasi Messi dengan Enrique.

Namun itu ternyata menjadi kekalahan terakhir Barca, sampai saat ini. Sejak laga tersebut Barca mengoleksi sembilan kemenangan dan satu hasil imbang di laga away, termasuk kemenangan 1-0 di Vicente Calderon yang memastikan Barca jadi juara.

6. Trisula maut

Elemen paling penting dalam sukses Barcelona memenangi liga adalah trisula Messi, Neymar dan Suarez. Kali pertama ketiga pemain itu mencetak gol di satu pertandingan adalah saat menang 3-1 atas Atletico Madrid di Camp Nou pada pekan 18. Ketiganya kembali sama-sama bikin gol saat menang 5-1 atas Athletic Bilbao, unggul 5-0 atas Cordoba, menang 6-0 dari Getafe serta saat menggilas Cordoba 8-0.

Di Liga Spanyol saja, Neymar total sudah membuat 22 gol, Messi bikin 41 gol dan Suarez menambahkan 16 gol. Total ketiganya membuat 79 gol di Liga Spanyol, dan 108 di semua kompetisi musim ini.

7. Merebut puncak klasemen

Barcelona butuh dua pertandingan untuk memangkas ketinggalan empat poin dan gantian memimpin satu angka dari Madrid di puncak klasemen. Itu terjadi saat Madrid tertahan 1-1 oleh Villarreal pada pekan 25 dan Barca menang 3-1 di Granada. Sepekan berselang Madrid diimbangi Bilbao 1-1 sementara Barca menang 6-1 atas Rayo Vallecano untuk merebut posisi teratas. Sejak saat itu Barca tak tergusur lagi dari puncak klasemen.

8. Madrid kalah di Camp Nou

Barcelona makin jauh meninggalkan Madrid setelah meraih kemenangan 2-1 atas seterunya itu dalam El Clasico di Camp Nou. Gol dari Mathieu dan Suarez membuat Barca unggul empat poin atas El Real.



9. 500 pertandingan untuk Xavi

Ini juga menjadi musim yang spesial untuk Xavi, yang mencapai pertandingan liga ke-500. Xavi menorehkan catatan spesial tersebut saat membantu Barca mengalahkan Espanyol 2-0. Khusus di Liga Spanyol, Xavi sudah mencatatkan 504 pertadingan sedangkan di seluruh kompetisi dia telah menembus 750 pertandingan dalam seragam Barca.

10. Juara di Vicente Calderon

Setahun setelah Atletico menggelar pesta juara di Camp Nou, Barcelona melakukan balas dendam sempurna. Di pekan 37, gol semata wayang Messi memberi Barca kemenangan 1-0 atas Atletico di Vicente Calderon. Kemenangan itu memastikan Barca jadi juara liga.






(Doni Wahyudi/Kris Fathoni W)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads