Ancelotti tak diragukan lagi merupakan salah satu nama besar di Italia. Semasa berkarier sebagai pemain, dia sudah meraih berbagai sukses.
Berbekal pengalaman dan pengetahuan sebagai seorang mantan pemain, dia menempa diri untuk menjadi seorang pelatih di Coverciano. Memulai karier sebagai allenatore Reggiana, Ancelotti berhasil membawa tim tersebut promosi ke Serie A pada 1995.
Bersama Parma, polesannya mulai makin mengilap. Dia membawa Parma finis runner up di Serie A lalu lolos ke Liga Champions. Kemampuannya lantas membuat Juventus tertarik. Namun perjalanannya di Bianconeri tak mulus. Hanya dua musim di Turin, Ancelotti meraih satu gelar yakni Piala Intertoto.
Dari Juve, pria kelahiran Reggiolo itu bergabung ke AC Milan. Di sinilah dia meraih kejayaan dengan merengkuh dua titel Liga Champions dan menjuarai Serie A untuk kali pertama sebagai pelatih.
Sejak saat itu namanya selalu berada di jajaran pelatih top dunia. Ancelotti dalam perjalanannya menjadi juara di Prancis dan Inggris.
Real Madrid jadi klub arahannya yang teranyar. Di musim pertamanya, pria 55 tahun itu berhasil mempersembahkan gelar Liga Champions ke-10, yang sudah dinanti sejak 2001-2002. Dia mengawinkannya dengan gelar Copa del Rey.
Namun Madrid memutuskan memecatnya di tahun kedua setelah gagal mempersembahkan gelar satupun musim ini. Bagaimanapun perjalanan kariernya tetap jadi salah satu yang tersukses. Di kompetisi Eropa, Ancelotti merupakan salah satu yang terbaik dengan tiga gelar Liga Champions. Total tujuh trofi ajang Eropa sudah diraihnya, bersanding dengan Sir Alex Ferguson dan Giovanni Trapattoni.
Berikut adalah fakta-fakta terkait Ancelotti seperti dikutip dari Reuters.
Karier Bermain
- Lahir di Reggiolo, Italia pada 10 Juni 1959.
- Seorang gelandang untuk Parma, AS Roma, dan AC Milan. Ancelotti membantu Roma memenangi titel Serie A 1983 dan empat Coppa Italia sebelum bergabung ke Milan di 1986.
- Di Milan, dia menambah dua gelar liga lagi plus dua trofi Piala Champions (Liga Champions) pada 1989 dan 1990.
- Ancelotti tampil 26 kali di tim nasional Italia, mencetak gol satu kali dan bermain di Piala Dunia 1990.
Masa Kepelatihan
- Dia memulai karier sebagai pelatih di Reggiana pada 1995 dan membawa mereka promosi dari Serie A. Setelah itu dia bergabung ke Parma selama dua musim.
- Dia menggantikan Marcello Lippi di Juventus pada Februari 1999. Tapi setelah menjalani periode yang bermasalah, dia kembali ke San Siro sebagai pelatih Milan di 2001.
- Dengan Milan, Ancelotti memenangi dua gelar Liga Champions, sebuah trofi Serie A, satu gelar Coppa Italia, dan sebuah titel Piala Dunia Antarklub. Di akhir Mei 2009, dia mengumumkan akan meninggalkan klub setelah mengantarkan finis ketiga di Serie A.
- Sehari kemudian, dia menjadi suksesor Guus Hiddink sebagai manajer Chelsea dengan menandatangani kontrak tiga tahun.
- Chelsea tertinggal dari Manchester United di Premier League menuju enam laga terakhir pada musim debut Ancelotti di Inggris. Tapi sebuah kemenangan 2-1 atas sang rival membawa mereka ke puncak klasemen dan melaju untuk memenangi titel.
- Mereka menuntaskan musim 2009/2010 dengan gelar ganda setelah menang 1-0 atas Portsmouth di final Piala FA.
- Chelsea kesulitan bertahan di empat besar pada Januari berikutnya. Dan mimpi dari pemilik klub, Roman Abramovich, untuk menjuarai Liga Champions berujung frustrasi karena tiga bulan kemudian mereka kalah dari MU di perempatfinal.
- Ancelotti dipecat setelah mengakhiri musim dengan kekalahan 0-1 dari Everton yang membuat mereka tertinggal sembilan angka di belakang MU di klasemen akhir.
- Ancelotti bergabung dengan Paris Saint-Germain pada Desember 2011 dan klub tersebut mengakhiri kampanye sebagai runner-up Liga Prancis.
- Di musim berikutnya, dia membawa PSG meraih titel Liga Prancis pertama sejak 1994 dengan dua pertandingan tersisa.
- Ancelotti ditarik ke Real Madrid pada Juni 2013 untuk mengambil alih tim dari Jose Mourinho. Dia mempersembahkan gelar Liga Champions ke-10 di musim pertamanya, juga sukses juara di Copa del Rey.
- Pada musim keduanya, dia tampak mengarah ke arah yang sama dengan Madrid mencatatkan rekor di Liga Spanyol setelah meraih 22 kemenangan beruntun di akhir 2014.
- Namun performa mereka secara berangsur-angsur turun dan tereliminasi di semifinal Liga Champions oleh Juventus dan kalah saing dari Barcelona yang memenangi Liga Spanyol. Ancelotti dipecat pada Senin (25/5/2015), setahun sebelum kontrak tiga tahunnya usai.
- Ancelotti adalah satu dari hanya enam orang, bersama Miguel Munoz, Giovanni Trapattoni, Johan Cruyff, Frank Rijkaard, dan Pep Guardiola, yang telah memenangi gelar Piala Champions/Liga Champions sebagai seorang pemain dan pelatih.
(Rifqi Ardita Widianto/Doni Wahyudi)











































