Messi mencetak 58 gol dan 23 assist sepanjang musim ini yang turut membantu Barca meraih treble winners. Wajar jika Messi kemudian difavoritkan untuk meraih gelar Ballon d'Or 2015, setelah dua tahun terakhir dikalahkan Cristiano Ronaldo.
Performa ini seperti menjawab kritik pedas yang didapat Messi sepanjang musim lalu di mana dia berulang kali dihantam cedera dan Barca pun nihil trofi untuk pertama kali dalam enam musim terakhir.
Belum lagi kekalahan Argentina dari Jerman di final Piala Dunia kian bikin suram musim Messi yang lalu. Di Piala Dunia, Messi dinilai tidak tampil dalam bentuk terbaiknya.
Tapi ketika Messi bisa on fire sepanjang musim ini, itu berkat diet ketat yang dilakukan Messi. Pemain 28 tahun itu mengubah pola makannya atas saran ahli nutrisi asal Italia, Giuliano Poser, yang direkomendasikan oleh kompatriot Messi, Martin Demichelis.
"Saya teman baik Demichelis dan dia menyarankan Messi untuk mengunjungi saya. Setelah Piala Dunia ada sedikit perubahan. Messi punya intuisi serta kerendahan hati untuk mencoba serta melakukan sesuatu yang berbeda dalam kehidupan pribadinya," ujar Poser seperti dikutip Soccernet.
"Dia mengurangi makanan siap saki dan menggantinya dengan makanan yang kaya akan vitamin, sereal, sayuran, ikan, dan minyak zaitun. Dia sudah memenangi segalanya, tapi ingin terus tampil oke sepanjang musim, dan sadar harus melakukan perubahan. Kita berbicara soal pribadi yang sangat cerdas dan intuitif. Perubahan yang kami lakukan membuatnya bisa berlatih lebih intens," sambungnya.
Tak cuma Messi yang jadi pasien Poser, Sergio Aguero pun demikian. Pemain Manchester City mengakui diet ala Poser sudah membuatnya tampil lebih oke serta bebas dari cedera musim ini.
(mrp/rin)










































