'Madrid Butuh Trofi, Benitez Identik dengan Gelar Juara'

'Madrid Butuh Trofi, Benitez Identik dengan Gelar Juara'

Kris Fathoni W - Sepakbola
Senin, 15 Jun 2015 13:53 WIB
Madrid Butuh Trofi, Benitez Identik dengan Gelar Juara
Getty Images/Gonzalo Arroyo Moreno
Madrid - Real Madrid butuh untuk meraih trofi-trofi musim depan dan sosok Rafael Benitez adalah sosok yang identik dengan gelar juara. Kolaborasi itu pun dinilai punya peluang bagus untuk membuahkan titel musim depan.

Penilaian tersebut dilontarkan oleh Jamie Carragher, analis dan pengamat sepakbola yang semasa masih aktif bermain dulu pernah dilatih oleh Benitez di Liverpool. Carragher cukup yakin Benitez akan sukses di Madrid.

"Saya pikir begitu. Ia sudah meraih gelar juara di setiap klub yang ia tangani. Di Napoli ia meraih Piala Super Italia dan Coppa Italia, di Liverpool ada Liga Champions... Saya pikir ia juga meraih dua trofi di Inter," kata Carragher di AS.com.

"Ia selalu mendapat gelar juara tapi di Madrid tekanannya besar dan ia tiba tepat setelah Barca meraih treble. Sekarang Madrid harus merespons dengan trofi-trofi dan Benitez merupakan seorang pelatih yang senantiasa memenangi sesuatu," lanjutnya.

Ketika ditanya apakah gelar Liga Champions ke-11 termasuk ke dalam gelar juara yang berpeluang direbut Benitez bersama Madrid nanti, Carragher pun serta-merta mengiyakan.

"Kenapa tidak? Ia sudah pernah menjuarai Liga Champions. Dengan Liverpool ia pernah mencapai perempatfinal, semifinal... di 2007 kami juga ke final lagi," ucapnya.

"Ia sudah sukses di kompetisi antarklub Eropa dengan Valencia dan kemudian dengan Chelsea juga saat menjuarai Liga Europa. Ia amat mengenali kompetisi antarklub Eropa dan punya pemain-pemain luar biasa di Madrid. Ia punya kans bagus," ujar Carragher.

Benitez merintis karier melatihnya dengan bergabung dengan staf kepelatihan Madrid pada tahun 1986. Ia lalu menangani tim junior Madrid, Castilla B, pada 1986–87.

Namanya mulai kondang setelah menangani Valencia (2001–2004) untuk membantu klub tersebut meraih dua titel La Liga dan satu trofi Piala UEFA. Ia lalu menangani Liverpool yang diantarnya menjuarai masing-masing satu titel Piala FA, Community Shield, Liga Champions, dan Piala Super Eropa.

Selanjutnya Benitez hijrah ke Italia untuk melatih Inter Milan. Di sini ia menjuarai Piala Super Italia dan Piala Dunia Antarklub. Ia sempat balik ke Inggris sebagai manajer sementara Chelsea, dengan masa singkat itu ia tandai dengan titel Liga Europa. Napoli menjadi klub terakhirnya sebelum mulai menangani Madrid musim panas ini.



(krs/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads