Barcelona kembali bakal ditinggal salah satu pemain didikan akademi La Masia, Gerard Deulofeu. Ini membuktikan bahwa Los Cules lagi-lagi gagal meroketkan pemain akademinya setelah era Lionel Messi cs.
Deulofeu dalam dua musim terakhir dipinjamkan ke Everton dan Sevilla. Setelah musim lalu berjalan tak menyenangkan untuknya di Sevilla, Deulofeu memutuskan untuk menerima pinangan Everton.
Bersama Everton di musim 2013/2014, Deulofeu tampil cemerlang dan membawa klub asal kota pelabuhan itu finis di posisi kelima klasemen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa pemain akademi Barca yang masih bertahan seperti Martin Montoya, Pedro Rodriguez, dan Marc Bartra pun masih sulit bersaing. Cuma Messi, Sergio Busquets, Andres Iniesta, Gerard Pique, dan Jordi Alba yang rutin mengisi starting eleven.
Hal ini kemudian jadi fokus utama salah satu kandidat presiden, Toni Freixa, yang menyebut ada yang salah dengan pembinaan pemain muda di klub tersebut. Barca disebutnya lebih memilih mendatangkan pemain bintang dengan harga mahal, seperti yang mereka lakukan kepada Neymar dan Luis Suarez.
Untuk itu Freixa menjanjikan jika dirinya terpilih maka dia akan mengutamakan pemain binaan La Masia dengan mengajak salah satu eks bintang klub itu, Johan Cruyff.
"Ini adalah penawaran untuk sebuah revolusi dan sangat penting," ujar Freixa kepada AS seperti dikutip Football Espana.
"Barcelona tidak bisa terus-terusan setiap musimnya mendatangkan banyak pemain dengan total belanja 180 juta euro," sambungnya.
"Pemain bertalenta seperti Deulofeu malah pindah ke Everton dan itu membuktikan bahwa ada yang salah dengan metode klub saat ini," timpal David Vilajoana, yang kabarnya akan ditunjuk mengurusi departemen sepakbola jika Freixa terpilih.
(mrp/mfi)











































