Xavi Hernandez menyebut Iker Casillas sebagai sosok yang amat mudah dicintai. Dia juga mengaku, telah melalui masa-masa senang dan susah bersama, meski berasal dari dua klub yang berseberangan.
Xavi dan Casillas memang bersahabat, terlepas status keduanya sebagai ikon dari klub masing-masing, Barcelona dan Real Madrid. Kedekatan keduanya terlihat jelas ketika memperkuat tim nasional Spanyol, di mana mereka berdua sama-sama membantu La Furia Roja menjuarai Piala Dunia 2010.
"Saya harus mengungkapkan kepada publik bahwa saya amat menghargai Iker. Pertemanan kami berdua begitu erat," ujar Xavi di Marca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia juga orang yang amat mudah dicintai," ucap Xavi.
Xavi juga mengenang saat di mana tensi tinggi terjadi di antara Barca dan Madrid selepas ketegangan yang terjadi di laga El Clasico. Ketika itu, keduanyalah yang mendamaikan suasana.
"Ketika masalah antara Madrid dan Barcelona muncul, dan kami melihatnya bisa bertambah buruk, dia menelepon saya dan mengatakan, 'Pelopo --dia selalu memanggil saya seperti itu--, kita harus memperbaikinya. Kita melalui banyak tantangan untuk bisa berada di posisi kita saat ini, tapi bisa hancur karena hal semacam ini'," kata Xavi.
Casillas meninggalkan Real Madrid setelah 25 tahun mengabdi. Los Blancos memutuskan untuk melepasnya setelah mencapai kata sepakat dengan raksasa Portugal, FC Porto.
Minggu (12/7) kemarin, Casillas sudah menyampaikan salam perpisahannya kepada klub dan pendukungnya.
(roz/din)










































