Meski sempat diskors, Luis Suarez tetap bisa memperlihatkan performa cemerlang di musim debutnya di Barcelona. Suarez dituntut supaya bisa berkontribusi lebih oke lagi di musim keduanya.
Setelah meninggalkan Liverpool pada musim panas 2014, Suarez tidak bisa langsung tampil dalam seragam Barca karena hukuman larangan bertanding akibat menggigit bek Italia Giorgio Chiellini di Piala Dunia.
Namun demikian, Suarez membuktikan bahwa Barca tidak salah membelinya mahal-mahal. Penyerang internasional Uruguay menceploskan 25 gol dan 24 assist dalam 43 penampilannya yang menjadikan dia sebagai topskorer ketiga di bawah Lionel Messi (58) dan Neymar (39).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia memulai musim dari awal. Musim lalu, seperti yang kita semua tahu, dia tidak bisa bermain sampai Oktober dan itu adalah kerugian," ucap pelatih Barcelona itu yang dikutip Reuters.
"Musim ini dia memiliki motivasi ekstra dengan memulai kompetisi dari awal. Dia sudah tampil sangat baik di pramusim di setiap pertandingan yang dimainkannya."
"Dia sudah memastikan apa yang kami tahu ketika kami merekrut dia pada musim lalu. Dia adalah seorang pemain top yang ditujukan untuk tim. Seorang pemain yang unik yang sangat cocok dengan Leo dan Ney. Dia adalah sebuah kekuatan yang besar," imbuh Enrique.
(rin/nds)











































