Barca menjuarai Piala Super Eropa dengan menang 5-4 atas Sevilla dalam partai sengit, Rabu (12/8/2015) dinihari WIB. Sengit, bukan cuma karena Barca harus tertinggal lebih dulu sebelum berbalik unggul tiga gol, tetapi juga karena Sevilla gantian bisa menyamakan ketinggalan itu dan memaksakan laga dilanjutkan ke extra time--dengan Pedro akhirnya mencetak gol penentu untuk Blaugrana.
Dalam catatan Opta, Sevilla adalah tim pertama yang mampu mencetak empat gol ke gawang Barca ketika diarsiteki Luis Enrique. Sebuah catatan yang harus diwaspadai benar oleh Los Cules.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol pertama Sevilla, yang dibuat oleh Ever Banega, diawali oleh pelanggaran Mascherano terhadap Jose Antonio Reyes sehingga menghasilkan tendangan bebas--yang lantas berujung gol.
Setelah mengejar dan berbalik unggul 4-1, Barca justru memberi peluang Sevilla bangkit setelah Mathieu gagal menempel Reyes yang berdiri bebas untuk mencetak gol buat Sevilla. Skor menjadi 2-4.

Nama Mathieu kembali muncul sehubungan dengan gol berikutnya Sevilla. Pelanggarannya terhadap Vitolo di kotak terlarang membuat Sevilla mendapatkan tendangan penalti yang dikonversi dengan sukses oleh Kevin Gameiro. Skor menjadi 3-4.

Sedangkan gol keempat Sevilla, yang dicetak Yevhen Konoplyanka sembilan menit sebelum berakhirnya waktu normal, tidak lepas dari kesalahan bek Marc Bartra yang masuk sebagai pemain pengganti. Bartra kelimpungan dalam membendung Ciro Immobile yang kemudian berhasil memberikan operan jitu untuk Konoplyanka. Skor menjadi 4-4.

"Kami harus menganalisis apa yang sudah terjadi," kata Enrique menyoal fakta bahwa timnya sudah membuang keunggulan 4-1 atas Sevilla, seperti dikutip laman web situs resmi Barca.
Pada pramusim lalu, Enrique sempat menyoroti sektor pertahanan Barca menyusul kekalahan 1-2 dari Fiorentina di awal bulan Agustus. Pada saat itu Barca telah menjalani empat laga dengan kebobolan delapan gol pada waktu normal--walaupun Barca akhirnya meraih kemenangan clean sheet 3-0 ketika menghadapi AS Roma dalam pertandingan kelimanya di pramusim.
Performa teranyar atas Sevilla memperlihatkan bahwa masih ada celah di sektor pertahanan Barca, sebuah Pekerjaan Rumah yang harus segera diselesaikan Enrique sebelum melawan Athletic Bilbao dalam partai dua leg Piala Super Spanyol pada 15 dan 18 Agustus depan.
(krs/din)










































