Persaingan Milik Madrid dan Barcelona Lagi

Jelang Liga Spanyol 2015/2016

Persaingan Milik Madrid dan Barcelona Lagi

Lucas Aditya - Sepakbola
Selasa, 18 Agu 2015 14:04 WIB
Persaingan Milik Madrid dan Barcelona Lagi
Miguel Ruiz/FC Barcelona via Getty Images
Jakarta -

Liga Spanyol 2015/2016 akan mulai bergulir akhir pekan ini. Sebanyak 20 tim akan bersaing untuk menjadi yang terbaik, dengan Barcelona dan Real Madrid masih menjadi fokus utamanya.

Setelah posisi papan atas klasemen lama diganggu oleh Atletico Madrid, mulai November lalu klasemen La Liga kembali 'normal'. El Real dan Los Cules kembali bersaing untuk memperebutkan gelar juara.

Musim lalu, Barca berhasil memenangi persaingan juara. Sempat kurang meyakinkan di pekan-pekan awal, pada akhirnya mereka malah bisa memenangi treble.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Liga Spanyol musim ini akan dibuka dengan pertandingan antara Malaga melawan Sevilla yang digelar di Estadio La Rosaleda, Sabtu (22/8/2015). Kompetisi akan berakhir pada 22 Mei tahun depan.

Madrid yang gagal meraih trofi musim lalu, melakukan beberapa perubahan. Rafael Benitez ditunjuk menjadi manajer baru, menggantikan Carlo Ancelotti.

Beberapa amunisi baru juga didatangkan. Kiko Casilla, Casimero, Lucas Vasquez, dan Danilo, merupakan deretan pemain baru Madrid.

Sementara itu, mereka juga kehilangan beberapa pemain kunci. Iker Casillas dan Sami Khedira menjadi contoh pemain yang meninggalkan Santiago Bernabeu.

Dengan komposisi skuat baru, Madrid masih tampil naik turun dalam pramusim. Melakoni tujuh pertandingan, mereka menuai kemenangan tiga kali, seri tiga kali, dan sekali kalah.

Sementara itu, Barca tak bisa mendatangkan pemain di bursa transfer musim panas ini. Mereka sudah merekrut Aleix Vidal dan Arda Turan, tapi baru bergabung pada awal tahun depan karena mendapatkan sanksi FIFA.

Dengan skuat saat ini, Barca menunjukkan diri bahwa performa lini belakangnya masih kurang meyakinkan. Dalam tiga pertandingan terakhir, mereka kebobolan sebanyak sembilan gol. Catatan itu jelas kabar buruk bagi para pendukung tim juara bertahan.

Tapi, dengan performa menjanjikan Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar, di musim lalu, bisa dibilang akan menjadi garansi lini depan Barca akan tampil oke. Mereka mencetak 122 gol di seluruh kompetisi musim lalu.

Dalam tujuh tahun belakangan, Madrid dan Barca memang selalu bersaing menjadi juara. Atletico Madrid menjadi penyela dengan raihan juara di musim 2013/2014. Barca menambah lima gelar juara sejak musim 2008/2008, sementara Madrid cuma menang sekali di musim 2011/2012.

Dengan klasemen La Liga yang sudah kembali 'normal' sejak November lalu, maka bisa jadi persaingan Liga Spanyol akan kembali 'normal' dari awal musim ini.

Selain dua rival abadi itu, tim-tim lain yang berpotensi untuk menjadi tim kejutan ada Atletico, Valencia, Sevilla, atau juga Athletic Bilbao.

Valencia sudah melakukan belanja besar dengan mendatangan pemain-pemain seperti Alvaro Negredo, Andre Gomez, dan juga Santi Mina. Los Che sudah membelanjakan sedikitnya 90 juta euro.

Dua tim yang membobol gawang Barca empat kali dalam satu pertandingan juga tak bisa dikesampingkan. Sevilla sudah membuktikan diri bisa tetap tampil oke kendati ditinggal striker andalan mereka, Carlos Bacca. Mereka membobol gawang Barca empat kali saat bertemu di Piala Super Eropa, meski kalah akhirnya 4-5.

Sementara itu, Bilbao sudah memberikan bukti dengan mempecundangi Barca di Piala Super Spanyol. Los Leones menang empat gol tanpa balas di leg I, lalu berhasil menahan imbang Barca 1-1 saat berduel di Camp Nou, Selasa (18/8/2015).

Atletico juga tak mau ketinggalan melakukan pembenahan. Mereka melakukan belanja besar dengan menggelontorkan dana sekitar 108 juta euro di bursa transfer.

Los Colchoneros mendatangakan Jackson Martinez, Luciano Vietto, Filipe Luis, Yannic Ferreira Carrasco, Stefan Safic, dan Bernard Mensah. Dengan skuat baru itu Atletico sudah menunjukkan penampilan apik di sembilan pertandingan pramusim.

Bertanding selama sembilan kali, Atletico menang lima kali, tiga kali imbang, dan sekali menelan kekalahan.

Liga Spanyol musim ini juga bakal diramaikan oleh Las Pamas yang kembali ke Liga Spanyol setelah 13 tahun. Real Betis langsung kembali ke level tertinggi sepakbola Spanyol setelah semusim harus berjuang di Segunda Division. Mereka ditemani oleh Sporting Gijon.

Sementara itu, Eibar mendapatkan kesampatan kembali berlaga di Liga Spanyol, meski musim lalu ada di zona degradasi. Mereka menggantikan Elche yang mendapatkan sanksi administratif.

(cas/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads