Saat melakoni pertandingan matchday I Liga Champions, Kamis (17/9/2015) dinihari WIB, Barca bermain imbang 1-1 melawan Giallorossi.
Los Cules sempat unggul lebih dulu berkat gol yang dicetak oleh Luis Suarez pada menit 21, lalu disamakan oleh Florenzi dalam selang 10 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Ter Stegen, ini merupakan kedua kali gawangnya dibobol lewat satu gol jarak jauh. Sebelumnya, gelandang Athletic Bilbao, Mikel San Jose, juga mencatatkan namanya di papan skor dengan sepakan jarak jauh saat berhadapan dengan Barca di laga Piala Super Spanyol.
Kahn pun menilai bahwa gol itu bukan sepenuhnya kesalahan Ter Stegen. Eks kiper tim nasional Jerman itu menyebutkan bahwa penjaga gawang kini dituntut untuk mampu menjadi bagian strategi pertahanan tinggi yang dimainkan oleh tim seperti Barca.
"Jika Anda bertanya padaku apakah itu kesalahan kiper, aku tak berpikir begitu," kata Kahn di Football Espana.
"Turut memainkan garis pertahanan tinggi merupakan bagian dari pertandingan dan itu yang diharapkan dari penjaga gawang saat ini."
"Posisi itu mempunyai keuntungannya sendiri untuk memotong pergerakan penyerangan, tapi juga mempunyai risiko dan Anda harus menerimanya."
"Saat masa aku bermain, satu-satunya kiper yang bermain seperti itu adalah Jens Lehman. Jadi, dia menarik perhatian. Sekarang itu merupakan gaya bermain yang biasa diperagakan," imbuhnya.
(cas/rin)










































