Benitez Bantah Dirinya Pelatih yang Suka Main Bertahan

Benitez Bantah Dirinya Pelatih yang Suka Main Bertahan

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Rabu, 07 Okt 2015 00:46 WIB
Benitez Bantah Dirinya Pelatih yang Suka Main Bertahan
REUTERS/Andrea Comas
Madrid -

Gaya main bertahan Real Madrid saat menghadapi Atletico Madrid membuat Rafael Benitez dikritik keras. Meski demikian, Benitez membantah anggapan dirinya adalah pelatih yang gemar bermain bertahan.

Madrid, yang sempat memimpin 1-0 lewat gol Karim Benzema, akhirnya harus puas bermain imbang 1-1 dengan Atletico setela gol Luciano Vietto di sepuluh menit akhir pertandingan.

Di babak kedua relatif Madrid berada di bawah tekanan Atletico yang terus menerus menyerang. Jika bukan karena ketangguhan Keylor Navas di bawah mistar, sudah pasti gawang Madrid akan kebobolan lebih banyak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan saat masih unggul 1-0, Madrid malah memainkan Mateo Kovacic dan menarik keluar Benzema. Pergantian penyerang ke gelandang yang bertipe defensif inilah yang membuat Benitez dikritik.

Pelatih asal Spanyol itu dianggap ingin bermain aman dengan mempertahankan keunggulan satu gol dengan menarik salah satu pemain depannya. Padahal, Madrid bisa saja mencetak satu gol lagi untuk menyulitkan Atletico mengejar ketertinggalan.

Selain itu, musim ini Madrid baru kebobolan dua gol di seluruh kompetisi, semuanya terjadi di La Liga. Meski demikian, lini depan mereka pun tak begitu tajam dengan hanya 15 gol dari tujuh pertandingan atau rata-rata 2,1 gol per pertandingan.

Madrid pun cuma dua kali menang besar yakni 5-0 atas Real Betis dan 6-0 atas Espanyol. Sisanya menang dengan selisih satu gol yakni 1-0 dari Granada dan 2-1 dari Athletic Bilbao.

Performa Madrid sejauh ini pun membuat Benitez dikritik karena lebih mementingkan pertahanan, meski Madrid punya lini serang yang begitu menakutkan. Hal ini lantas dibantah keras oleh pria 55 tahun tersebut.

"Apakah Anda percaya bahwa saya meminta tim bermain bertahan?," ujar Benitez seperti dikutip Soccerway.

"Saya datang usai melatih Napoli, tim yang mencetak 104 gol. Apakah Anda berpikir bahwa saya akan bermain sangat bertahan di Real Madrid? Tim yang membuat banyak peluang dan dominan dalam penguasaan bola itu tidak bermain bertahan," sambungnya.

(mrp/rin)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads