Pemerintah Spanyol benar-benar memperketat pengamanan laga El Clasico pada akhir pekan ini. Demi mengantisipasi adanya gangguan keamanan, jumlah polisi yang bertugas pada laga Real Madrid vs Barcelona digandakan.
Hal ini merupakan buntut serangan teror di Paris pada Jumat (13/11/2015) lalu yang menewaskan sedikitnya 129 orang dan melukai ratusan orang lainnya. Spanyol, yang bertetangga dengan Prancis, pun merasa harus meningkatkan kewaspadaannya.
Berkaca pada kejadian di Paris, stadion sepakbola menjadi salah satu tempat yang dijadikan target serangan. Stade de France yang saat itu sedang menggelar laga persahabatan Prancis vs Jerman dibom meski cuma di bagian pintu stadion.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan memiliki langkah-langkah pengamanan yang intensif dan kami akan memperkuat jumlah polisi reguler dengan menggandakan jumlah petugas," jelas Menteri Keamanan Negara Spanyol, Francisco Martinez, yang dikutip Soccerway.
"Paling tidak akan ada 1.000 petugas dari kepolisian nasional dan 1.400 orang personel keamanan swasta. Ada juga polisi kota, Samur (petugas medis), dan pemadam kebakaran," kata Martinez.
(mfi/nds)











































