Bagi Sergio Ramos, tidak ada cara untuk bangkit dari kekalahan selain bekerja keras lagi keesokan harinya. Termasuk setelah Real Madrid dikalahkan Barcelona di El Clasico.
Pada laga klasik yang berlangsung di Santiago Bernabeu beberapa pekan silam, Madrid kalah 0-4 dari sang rival. Kekalahan tersebut sempat menimbulkan kritik dan juga cemoohan dari pendukung sendiri yang memadati stadion.
Banyak pendukung Madrid yang ketika itu menonton pertandingan langsung melambaikan kertas putih (pengganti sapu tangan putih) sebagai tanda kekecewaan. Beberapa juga sempat meminta Presiden Madrid, Florentino Perez, untuk mundur. Tidak ketinggalan, pelatih Real Madrid, Rafael Benitez, juga ikut kena kritik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Ramos, selakuk kapten Los Blancos, satu-satunya cara untuk melupakan kekalahan adalah segera bangkit keesokan harinya. Ia juga meminta para fans untuk tidak kehilangan kepercayaan kepada tim.
"Kerja, kerja, kerja! Hasil bakal datang dengan sendirinya," ujar Ramos seperti dilansir AS.
"Jangan hilang kepercayaan pada tim. Kami akan berusaha keras untuk mengembalikan Madrid ke tempat yang seharusnya," kata pemain berusia 29 tahun tersebut.
Ramos juga yakin, Madrid bisa menggeser Barca --yang kini tengah memimpin klasemen. Ia bahkan memperingatkan Barca untuk menikmati puncak klasemen selagi bisa.
(roz/rin)











































