Neville telah resmi ditunjuk sebagai pelatih Valencia sampai akhir musim ini. Dia menggantikan Nuno Espirito Santo yang mengundurkan diri pada akhir bulan November lalu. Di Valencia, dia akan dibantu oleh adiknya, Phil Neville.
Setelah pensiun sebagai pesepakbola pada 2011 lalu, Neville dipilih oleh Roy Hodgson untuk menjadi asistennya di tim nasional Inggris. Selain itu, dia juga menekuni profesi sebagai kolumnis dan analis sepakbola di Sky Sports.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Valencia akan benar-benar menjadi tantangan besar bagi Neville. Dia harus cepat belajar tentang persepakbolaan Spanyol mengingat di sepanjang kariernya sebagai pemain dia tak pernah membela klub di luar Inggris. Bahasa dan budaya Spanyol yang tak dikuasainya juga menjadi tantangan tersendiri.
Moyes, yang belum lama ini dipecat Real Sociedad setelah setahun melatih klub tersebut, yakin Neville punya kemampuan untuk menjadi seorang pelatih sukses di Valencia.
"Pindah ke luar negeri adalah sebuah tantangan besar dan sangat berisiko. Namun, itu bisa benar-benar bermanfaat dan setelah menuju Real Sociedad saya selalu berharap pelatih Britania lainnya juga akan mencicipi La Liga," tulis Moyes dalam kolomnya di The Express.
"Ada perbedaan dalam hal budaya, misalnya kapan mereka makan di Spanyol, tapi saya menikmati hal-hal itu dan saya yakin Gary juga akan bisa menerimanya," lanjut Moyes.
"Saya selalu berpikir bahwa cara terbaik untuk menjadi seorang manajer adalah dengan melewati ujian dan membangun karier Anda, tapi itu bukan satu-satunya cara. Itu cuma pandangan saya," kata mantan manajer Everton dan Manchester United itu.
"Gary pernah bekerja di bawah arahan Sir Alex Ferguson di United dan bersama Roy Hodgson di timnas Inggris dan saya yakin dari waktu ke waktu dia akan menuliskan banyak ide. Sekarang dia akan bisa menguji ide-ide itu dan saya benar-benar berharap dia akan bekerja dengan baik," kata Moyes.
(mfi/nds)











































