Gary Neville kini melatih Valencia, meninggalkan aktivitasnya sebagai analis sepakbola di Inggris. Jamie Carragher yang biasa jadi rekannya di media pun amat kehilangan.
Neville menerima tawaran untuk menangani klub Spanyol tersebut untuk setidaknya enam bulan ke depan. Mantan bek Manchester United itu akan melakoni tugas barunya sembari masih menjadi asisten pelatih di tim nasional Inggris.
Yang lantas harus dikorbankan Neville adalah profesinya sebagai komentator dan pengamat di Sky yang sudah ia jalani selama empat tahun, dengan dua tahun terakhir acapkali menempatkannya bersama-sama dengan Carragher yang mantan bek Liverpool.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Getty Images/Michael Regan]
Akan tetapi, hal itu pada prosesnya justru menjelma jadi hubungan unik nan menarik ketika Neville dan Carragher menjadi analis. Mereka bisa saling olok tapi tetap berkomunikasi dengan apik disokong statistik, secara khusus ketika memandu acara Monday Night Football, sebuah acara sepakbola pada Senin malam, di Sky. Carragher mengaku akan merindukan hal itu, setidaknya untuk beberapa waktu.
"Jadi hari Senin tidak akan sama lagi untuk enam bulan ke depan," tulis Carragher di Daily Mail.
"Aku tahu Gary Neville suatu hari akan menjadi pelatih, tapi datangnya kabar itu sangatlah mengejutkan. Dan apalagi kami mulai akur!" ceplosnya.
Carragher, lewat akun Twitter-nya, sebelum ini juga sudah langsung mengomentari kabar Neville melatih Valencia.
Gutted! This reminds me of when Pegguy Arphexad left for Coventry. https://t.co/M535r7L2qo
β Jamie Carragher (@Carra23) December 2, 2015Β
"Sebagai seorang pemain sepakbola, Gary dulu adalah seseorang yang senang aku benci. Untuk suporter Liverpool, ia adalah musuh bersama nomor satu, perwujudan dari Manchester United. Tapi secara pribadi aku cuma punya rasa hormat untuknya. Semangatnya, hasratnya untuk menang, dan determinasinya adalah sesuatu yang juga aku lihat dalam diriku sendiri," sebut Carragher.
"Selama 2,5 tahun terakhir, kami sudah menjadi teman lengket berkat aktivitas kami di Sky dan secara khusus acara Monday Night Football kami. Ia sudah sukses besar dalam 2 tahun sebelum aku bergabung dengan Sky dan berperan besar membantuku beradaptasi."
"Tak diragukan lagi aku akan merindukannya dan secara khusus merindukan perdebatan panas di hari Senin pagi ketika kami hendak memutuskan klip video mana yang akan ditampilkan, belum lagi olok-olok rutin yang bertebaran ketika kami sedang di depan kamera," tuturnya.











































