Twitter-mu Harimaumu, Pique

Twitter-mu Harimaumu, Pique

Rossi Finza Noor - Sepakbola
Selasa, 26 Jan 2016 13:59 WIB
Twitter-mu Harimaumu, Pique
Reuters/Albert Gea
Barcelona -

Gerard Pique dan Twitter ternyata bisa jadi hal yang berbahaya jika disatukan. Akibat cuitan-cuitannya di Twitter dianggap provokatif, Pique kini diselidiki Badan Anti-Kekerasan Spanyol.

Baru-baru ini, Pique mengeluarkan pernyataan bernada olok-olok kepada Espanyol. Ia menyebut, rival sekota Barcelona itu bahkan kesulitan untuk memenuhi stadion mereka sendiri. Tentu, pernyataan ini tidak membuat para pendukung Espanyol senang.

Imbasnya, para pendukung Espanyol membalas --dengan cara yang juga tak elok. Ketika Barca bertanding di Cornella-El Prat, 15 Januari lalu, mereka membentangkan spanduk yang bertuliskan "Shakira es de todos" yang kalau diartikan berbunyi "Shakira Milik Semua".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Spanduk tersebut dianggap ofensif dan merendahkan Shakira, yang merupakan pasangan Pique. Sampai-sampai Walikota Barcelona Ada Colau ikut angkat bicara mengecamnya.



Namun, Pique sendiri sudah punya reputasi yang cukup buruk terkait olok-olok terhadap tim/pemain klub lain. Di akun Twitter-nya, @3GerardPique, ia pernah tertawa terbahak-bahak begitu mengetahui Real Madrid didiskualifikasi dari Copa del Rey.

Ia juga beberapa kali membalas komentar orang yang mengkritiknya via Twitter. Imbasnya, cuitan-cuitan Pique kini diinvestigasi oleh Badan Anti-Kekerasan Spanyol, yang kemudian akan melaporkan temuannya kepada Komite Disiplin La Liga.

Pique sendiri tidak khawatir dengan penyelidikan itu. Ia mengaku santai menanggapinya. "Mereka bebas menyelidiki apa pun cuitan saya. Semuanya ada di sana untuk mereka pelajari," ujar Pique seperti dilansir Marca.

Lalu, bagaimana dengan spanduk terkait Shakira? "Saya tidak punya komentar apa-apa soal spanduk itu. Kalau ada yang ingin saya katakan, saya akan menuliskannya di Twitter," kata Pique.

Ah, Pique, Pique...



(roz/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads