Setelah pensiun sebagai pesepakbola pada 2011, Neville menekuni pekerjaan baru di dunia media. Dia bergabung dengan Sky Sports dan menjadi komentator sepakbola.
Nama Neville sebagai seorang pundit makin menanjak sejak memandu acara Monday Night Football bersama eks bek Liverpool, Jamie Carragher. Neville dan Carragher banyak dipuji atas analisis mereka dalam acara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua bulan pertama Neville di Valencia berjalan sangat berat. Tim yang dilatihnya itu tak sekali pun menang dalam sembilan pertandingan La Liga.
Di arena Copa del Rey, Neville memang mampu mengantarkan Valencia ke babak semifinal. Tapi, di leg pertama semifinal, Los Che dihajar Barcelona 0-7.
Melihat Neville kesulitan di Valencia, Crespo tak bersimpati. Mantan pemain Parma, Inter Milan, dan Chelsea itu yakin Neville sekarang tahu bedanya menjadi komentator di televisi dengan menjadi pelatih.
"Menonton pertandingan dari TV jauh berbeda dengan dari bangku cadangan," ujar Crespo, yang sekarang menjadi pelatih Modena, seperti dikutip Soccerway.
"Saya agak senang atas kesulitan yang dialami Gary Neville di Valencia. Saya ingat
dia terlalu kasar sebagai seorang pundit TV," kata pria Argentina itu.
Saat masih menjadi komentator sepakbola, Neville sempat dikritik oleh Andre Villas-Boas yang saat itu menjadi manajer Chelsea. Villas-Boas marah atas komentar Neville yang menyerang pemain-pemain The Blues.
(mfi/rin)











































