Pelatih Sevilla, Unai Emery, menolak keras final Copa del Rey dihelat di Camp Nou. Pasalnya, itu seperti memberi trofi ke salah satu tangan Barcelona.
Sevilla akan menantang Barca pada laga final Copa del Rey, setelah mereka menyingkirkan Celta Vigo di semifinal. Los Rojiblancos lolos dengan agregat total 6-2, setelah menang 4-0 di leg pertama dan imbang 2-2 di leg kedua.
Dua finalis sudah didapat, namun sampai saat ini otoritas sepakbola Spanyol dalam hal ini RFEF, belum dapat menentukan tempat berlangsungnya partai puncak tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, menghelatnya di Camp Nou, seperti halnya musim lalu, juga merugikan Sevilla mengingat Barca akan sangat diuntungkan. Kubu Sevilla mengibaratkan bermain di Camp Nou sama saja melawan Barca dengan ada dua Lionel Messi di dalamnya.
"Saya harap final musim ini tidak seperti musim lalu, dihelat di Camp Nou. Saya lebih baik main di China dibanding di sana," ujar Emery seperti dikutip FourFourTwo.
"Saya harap adanya keadilan karena bermain di sana itu lebih menguntungkan Barcelona. Itu sama seperti memberi mereka Messi kedua," sambungnya.
Selain Bernabeu, opsi lain yang mungkin dikeluarkan adalah New San Mames, Mestalla, dan Vicente Calderon.
"Saya ingin bermain di mana fans Sevilla merasa lebih nyaman, tapi tidak di Camp Nou," tutupnya.
(mrp/raw)











































