Valencia baru saja menang telak 4-0 atas Rapid Wina di leg kedua babak 32 besar Liga Europa, Jumat (26/2/2016) dinihari WIB. Gol-gol Rodrigo, Sofiane Feghouli, Pablo Piatti, dan Ruben Vezo di babak kedua menjadi penentu kemenangan mereka.
Valencia pun lolos ke babak berikutnya dengan skor agregat 10-0, yang jadi kemenangan agregat terbesar dalam sejarah Liga Europa. Pada pertemuan pertama dengan Rapid, Valencia juga menang dengan skor telak, 6-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Empat kemenangan berturut-turut di semua kompetisi menjadi tanda kebangkitan Valencia belakangan ini. Mereka sempat melalui masa sulit bersama pelatih Gary Neville saat tak pernah menang dalam sembilan laga La Liga dan dibantai Barcelona 0-7 di ajang Copa del Rey.
Situasi tersebut membuat Neville sempat didesak untuk mundur dari jabatannya. Namun, mantan bek Manchester United itu tak mau mundur dan bertekad membangkitkan Valencia. Kerja keras Neville kini telah menampakkan hasil.
"Hal penting hari ini adalah mempertahankan momentum. Empat kemenangan bagus buat kami, tapi kami sudah ditunggu pekan penting -- kami punya (Athletic) Bilbao, Malaga, dan Atletico Madrid. Jadi, itu adalah pekan penting bagi kami, tapi kepercayaan diri pada pekan ini bagus," ujar Neville di Sports Mole.
"Semua pemain tampil, semua pemain segar. Anda melihat para pemain malam ini tampil sangat baik dan dalam performa bagus," katanya.
Valencia kini menempati posisi ke-11 di klasemen sementara La Liga. Mereka akan menghadapi Athletic Bilbao, Minggu (28/2) mendatang.
(mfi/din)











































